Deklarasi dukungan Samawi untuk Jokowi 2 periode. (FT/Youtube)

JAKARTA | duta.co – Namanya keren, Samawi, bisa berarti ‘langit’. Tapi, ia kepanjang dari Solidaritas Ulama Muda Jokowi. Selasa (10/7) malam, bertempat di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mereka membuat deklarasi dukungan ‘Jokowi Dua Periode’ yang dikemas halal bihalal dan silaturahmi nasional. Jokowi hadir bersama Jenderal Purn Moeldoko.

“Ini organisasi anak muda dari berbagai latar belakang profesi dan organisasi Islam, sebagai wujud ijtihad politik mendukung Kokowi dua periode. Jejaring Samawi di tingkat desa tercatat 28.000 orang, mereka nantinya diterjunkan untuk mengajak memilih Jokowi  door to door kepada masyarakat,” demikian Aminuddin Ma’ruf sebagaimana keterangan yang disampaikan kepada redaksi duta.co, Rabu (11/7/2018).

Bahkan, lanjutnya, relawan yang rata-rata pendidikan Islam dan pesantren ini dibekali buku panduan berisi materi yang perlu disampaikan kepada masyarakat terkait prestasi Jokowi. Para relawan juga disiapkan untuk menangkal isu yang menyerang Jokowi di Pilpres 2019. Tapi tidak dengan kampanye negatif.

“Saat ini sudah ada perwakilan Samawi di 192 daerah yang tersebar di 10 provinsi (Aceh, Sumut, Sumbar, Banten, DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Kalsel dan NTB). Dalam waktu dekat, Samawi berencana menentukan koordinator nasional, provinsi hingga ke setiap daerahnya sambil terus menambah jumlah perwakilan di daerah lainnya,” tegasnya.

Peduli Islam

Alasan kenapa Samawi mendukung penuh Jokowi, karena Presiden Jokowi dinilai terbukti melakukan kerja-kerja nyata untuk kemajuan Islam di Indonesia bahkan dunia, Presiden Jokowi terlibat aktif memperjuangkan perdamaian di Afghanistan, dan konsisten mendukung kemerdekaan Palestina. “Selain itu kerja nyata Jokowi untuk umat Islam adalah dengan Jokowi menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, membentuk Bank Wakaf Mikro di kawasan pondok pesantren.”

“Jokowi juga memiliki kebiasaan menghadiri acara atau agenda-agenda besar organisasi Islam. Selain itu Jokowi yang selalu menyempatkan hadir ke pesantren. Ini sesuai prinsip keagamaan Islam Indonesia, melaksanakan pembangunan-pembangunan baru yang lebih bermanfaat tanpa melupakan pembangunan lama,” begitu Aminuddin.

SAMAWI, awalnya didirikan enam ulama muda yaitu Aminuddin Ma’ruf ( Jakarta), Addin Jauharudin (Cirebon), Djihadul Mubaroq (Jawa Tengah), Mulyadi P Tamsir (Kalimantan), Ahmad Nawawi (Banten), dan Nizar Ahmad Saputra (Bandung) kini siap merambah seluruh wilayah Indonesia. (ekp)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.