APRESIASI : Jusuf Kalla bersama Rektor UIN Maliki dan Sekjen Rabithah Al-‘Alam Al-Islamy (RAI) Dr. Muhammad bin Abdul Karim Al-Issa. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengapresiasi penuh keteguhan Sekjen Rabithah Al-‘Alam Al-Islamy (RAI) Dr. Muhammad bin Abdul Karim Al-Issa. Sekjen Rabithah ini telah mengangkat moderasi Islam di dunia ini hingga membuat kedamaian.

“Ini bukan tugas mudah. Negara-negara Islam begitu banyak konflik yang mengorbankan ribuan nyawa dan harta. Maka nilai Islam yang moderat diperlukan dalam menyelesaikan konflik,” ungkap JK, panggilan akrabnya, Selasa, (24/02/2020).

JK menyampaikan hal tersebut saat memberikan gelar Doktor Honoris Causa (HC) kepada Sekjen Rabithah Al-‘Alam Al-Islamy (RAI) Dr. Muhammad bin Abdul Karim Al-Issa dalam bidang  Sejarah Peradaban Islam. Acara ini sendiri berlangsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang.

Pemberian gelar ini diselenggarakan melalui Rapat Terbuka Senat Universitas di lantai 5 Hall Rektorat Kampus I UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sekjen RAI akan menyampaikan orasinya dengan topik: Menebar Islam Moderat, Menangkal Ekstremisme dan Terorisme.

Hadir dan menyertai Sekjen ini Dubes Arab untuk Indonesia, Menteri Agama RI, utusan khusus presiden untuk Timur Tengah, Wamenlu, Wantimpres, Alwi Shihab dan beberapa tokoh lainnya.

Pemberian gelar ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan UIN Malang dengan Universitas dan Rumah Sakit yang ada di Arab Saudi. Selain itu dengan kerjasama ini diharapkan UIN yang saat ini sedang merintis menjadi World Class University dan mendapat pengakuan (recognition) di dunia internasional. dah

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry