Di Amerika Serikat pun Pasien harus antre mendapat perawatan. (FT/IST)

JAKARTA | duta.co – Jangan anggap enteng! Negara sebesar Amerika Serikat (AS) saja, seakan menyerah melawan Covid-19. Negeri itu benar-benar diluluhtantakkan. Data terbaru, penderita Covid-19 di seluruh dunia menyebutkan, bahwa, AS merupakan negara yang paling terdampak. Kematian semakin tinggi, data anyar 9.620 nyawa melayang.

Hari ini, Rabu (8/4/2020) bisa jadi, angka itu sudah ‘terbang’, menjadi puluhan ribu. Sebab di komunitas muslim saja, kemarin (dalam sehari) ada  55 jenazah. Jenazah-jenazah itu kemudian diserahkan kepada komunitas Arab untuk dirawat semestinya.

Tetapi, saking banyaknya, akhirnya (terpaksa) digeletakkan begitu saja di ruang kantor. Itulah yang terlihat dari vedio pendek seorang petugas menjelaskan ganasnya Covid-19.

“Hari ini, komunitas muslim di AS sedang sibuk mengumpulkan dana untuk membeli alat pendingin (freezer) guna mengawetkan jenazah. Karena keluarga mereka meminta agar jenazah dari RS itu, tetap diurus secara Islam. Di sisi lain, mereka juga kesulitan untuk bisa bertahan dari pembusukan,” demikian kabar dari kumnitas muslim di AS, Rabu (8/4).

Berbagi Kisah Positif Covid-19

Sebelumnya, Dewan Hubungan Amerika-Islam (Council on American–Islamic Relations-CAIR), organisasi hak-hak sipil dan advokasi Muslim terbesar mengundang dan mendorong Muslim Amerika untuk berbagi cerita positif tentang cara Muslim menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19.

Pekan lalu, CAIR meluncurkan portal informasi daring yang menawarkan informasi penting tentang pandemi Covid-19 dan dampaknya terhadap Muslim Amerika serta seluruh masyarakat. Portal ruang berita CAIR menampilkan statistik real-time tentang pandemi Covid-19.

Portal tersebut juga menampilkan fakta terbaru dan informasi yang terverifikasi dari pejabat pemerintah dan pakar medis tentang Covid-19. Portal ini terhubung ke CDC dan situs departemen kesehatan negara. Demikian dilansir dari situs resmi CAIR, Selasa (7/4).

Portal ini juga menampilkan tanggapan masyarakat yang menyoroti kisah-kisah kemanusiaan. Seperti pekerjaan hebat yang dilakukan orang-orang dan organisasi dalam komunitas Muslim dalam menghadapi pandemi Covid-19. Diceritakan juga upaya-upaya badan amal, organisasi nirlaba dan profesional medis.

CAIR adalah organisasi kebebasan dan advokasi sipil Muslim terbesar di Amerika. Misinya untuk meningkatkan pemahaman tentang Islam, melindungi hak-hak sipil, mempromosikan keadilan, dan memberdayakan Muslim Amerika.

Semoga saudara-saudara muslim di AS diberikan kekuatan dalam menghadapi ganasnya serangan Vocid-19 ini. (mky,net)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry