keterangan foto tirto.id

JAKARTA | duta.co – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menjadi bukti, bahwa, rasa nasionalismenya jauh lebih tinggi, ketimbang Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama yang dipuji-puji. Langkah Gubernur Anies mengelola pulau reklamasi, juga dinilai jauh lebih baik ketimbang pendahulunya, Ahok.

Demikian disampaikan Direktur Sabang Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan, bahwa pengelolaan yang dilakukan Anies lebih nasionalis ketimbang yang dilakukan Ahok.

Dia menguraikan, Anies akan membuat penguasaan Pulau C, D, G, dan N berada di tangan pemerintah. adapun pembangunan keempat pulau itu diteruskan karena sudah terlanjur terbentuk. Negara, dalam versi Anies, akan mendapatkan penguasaan sebesar 65 persen.

“Nah sekarang bagaimana negara mengelola. Jadi kalau lihat dulu Aguan punya 5 pulau dalam izin yang diberikan, sekarang tinggal 1,5 pulau. Dan 1,5 pulau itu dia mempunyai hak 35 persen. Ini versi Anies Baswedan,” urainya dalam diskusi bertajuk ‘Menyoal Kejahatan Korporasi Terhadap Reklamasi Teluk Jakarta’ di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/12).

Kebijakan Anies ini tentu bertolak belakang dengan Ahok yang kini menjadi terpidana penistaan agama. Sebab, Ahok hanya berbasis perkiraan pemasukan retribusi sebesar Rp 180 triliun, tapi di satu sisi memberikan penguasaan atas pengelolaan pulau kepada pihak pengembang.

“Dia (Ahok) membiarkan semua penguasaan pulau-pulau pada taipan-taipan ini. Ini kan artinya kita menjual pulau,” katanya.

“Kalau Anies nggak, di sini Anies agak bagus. Dia bilang ini negara yang ambil. Jadi dalam rangka reklamasi Anies itu jauh lebih bagus daripada Ahok,” demikian Syahganda. (ian,rmol)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.