[Foto] Wakil Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Agus Cahyono.

SURABAYA | duta.co – Wakil Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Agus Cahyono, menyoroti putusnya jembatan penghubung Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Trenggalek yang berada di Dusun Purworejo, Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

‎Ia menilai Pemerintah Provinsi Jawa Timur wajib turun tangan agar proses pembangunan jembatan tersebut dapat segera diselesaikan. Pasalnya, hingga kini warga setempat terpaksa menggunakan alat penyeberangan sementara berupa gondola darurat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

‎“Permasalahan daerah perbatasan antar kabupaten dalam satu provinsi itu memang menjadi kewajiban pemerintah provinsi untuk memediasi agar problem pembangunan bisa terselesaikan,” tegas anggota DPRD Jatim daerah pemilihan 9 itu, pada Senin (23/2/2026).

‎Selain memediasi dan mempercepat pembangunan, politisi asal PKS ini juga mendorong Pemprov Jatim untuk memperjelas status kepemilikan atau pencatatan aset jembatan tersebut. Menurutnya, setiap infrastruktur memiliki status aset yang jelas, apakah menjadi aset desa, kabupaten, provinsi, atau pemerintah pusat.

‎“Kalau mau membangun jembatan, tinggal dipertegas status asetnya. Karena aset itu menunjukkan kewenangan dan tanggung jawab pembangunannya,” ujarnya.

‎Agus menjelaskan, apabila jembatan tersebut merupakan aset desa, maka dapat didorong melalui skema bantuan keuangan (BK) desa. Sementara jika berstatus aset kabupaten namun belum tersedia anggaran, Pemprov Jatim dapat memberikan dukungan melalui skema bantuan keuangan kabupaten.

‎Ia juga mengingatkan Pemprov agar tidak berlarut-larut dalam proses koordinasi dan pengambilan keputusan, mengingat kondisi tersebut berdampak langsung terhadap keselamatan dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

‎“Provinsi harus mengambil langkah cepat dan tepat. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban karena lambannya penyelesaian,” pungkasnya.

‎Agus berharap koordinasi antara pemerintah desa, Pemerintah Kabupaten Ponorogo, dan Pemprov Jawa Timur segera dilakukan secara intensif agar pembangunan jembatan permanen dapat direalisasikan secepatnya, sehingga warga tidak lagi bergantung pada gondola darurat yang berisiko tinggi. (rud)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry