DITUTUP. Dishub Kota Mojokerto dan Satlantas Polres Mojokerto Kota memasang water box dan pemberitahuan atas penutupan Jembatan Gajah Mada pada jalur sebelah barat. DUTA.CO/YUSUF W)

MOJOKERTO | duta.co – Jembatan Gajah Mada, yang ada di atas Sungai Brantas, untuk sementara ditutup satu jalur. Dengan adanya penutupan ini, Pemkot Mojokerto meminta maaf atas ketidaknyamanan sementara ini.

“Kami atas nama Pemkot Mojokerto mohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan ini. Ini hanya sementara demi kebaikan semuanya,” ujar Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) didampingi Kabid Lalin Setyo Budi Utomo, Rabu(2/7/2025).

Amin menjelaskan, penutupan Jembatan Gajah Mada hanya pada jalur sebelah barat, sedangkan yang jalur sebelah timur tidak ditutup.

“Jadi, yang ditutup sementara hanya yang dari selatan ke utara atau dari Kota Mojokerto ke utara Sungai Brantas. Sedangkan yang dari utara ke selatan tidak ditutup,” tandasnya.

Petugas telah memasang pembatas berupa water box dan billboard bertuliskan pemberitahuan bahwa sisi barat Jembatan Gajah Mada ditutup selama 24 jam untuk sementara.

“Penutupan sementara mulai 1 Juli hingga 11 Juli 2025. Lamanya penutupan hanya perkiraan saja. Jika perbaikan jembatan sudah selesai sebelum 11 Juli, maka jalur yang ditutup akan dibuka kembali sebelum 11 Juli,” jelasnya.

Lebih jauh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto ini menjelaskan, penutupan sementara Jembatan Gajah Mada karena sedang ada perbaikan jembatan.

“Ada satu titik pada rangka jembatan bagian bawah yang mengalami kerusakan, sehingga harus diperbaiki. Akibat adanya kerusakan pada rangka mengakibatkan sebagian aspal mengalami keretakan, sehingga juga harus diperbaiki,” terangnya.

Dengan adanya penutupan Jembatan Gajah Mada ini, Dishub Kota Mojokerto telah berkoordinasi dengan Polres Mojokerto Kota untuk melakukan rekayasa lalu lintas.

“Bagi kendaraan roda empat yang dari Kota Mojokerto menuju ke utara sungai bisa melalui Jalan By Pass. Sedangkan kendaraan roda dua dapat juga melalui Jembatan Lespadangan,” ujarnya.

Sedangkan kendaraan dari utara sungai yang menuju Kota Mojokerto tetap bisa melintasi Jembatan Gajah Mada pada jalur sebelah timur, sehingga akses antara Kabupaten Mojokerto utara sungai dan Kota Mojokerto tetap terhubung.

“Yang boleh melintas di Gajah Mada hanya kendaraan roda dua hingga empat, sedangkan kendaraan roda enam atau lebih tidak boleh melewati Jembatan Gajah Mada,” tegasnya.

Meski ada penutupan satu jalur Jembatan Gajah Mada, Amin menyebutkan tidak ada kemacetan yang timbul. Meski demikian Dishub berkerjasama dengan Satlantas Polres Mojokerto Kota tetap menempatkan personel sebagai langkah antisipasi.

“Tidak ada kemacetan, kan di beberapa persimpangan jalan sudah dipasang pemberitahuan bahwa Jembatan Gajah Mada ditutup sementara, sehingga pengendara yang akan melintas jembatan bisa langsung mengambil jalur lain,” pungkasnya. (ywd)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry