Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi (tengah) bersama WR I Unisma dan perwakilan serta mahasiswa University Kelantan Malaysia. (FT/DOK)

MALANG | duta.co – Dua puluh mahasiswa dari University Kelantan, Malaysia memadati Ruang Multimedia Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) untuk mengikuti program Inbound Student Mobility Program (ISMP). Digelar tiga belas hari berturut-turut. Ini merupakan salah satu upaya kedua belah pihak untuk saling mempererat hubungan antar universitas dan memberikan wawasan global dibidang entrepreneurship.

Dekan FEB Unisma, Nur Diana, SE, MSi  menyampaikan apresiasinya  dalam menyambut para mahasiswa asing ini. Ia menyuntikan motivasi, bahwa mereka sangat beruntung karena berada di kampus besar, yang masuk 100 besar Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia.

Kegiatan Inbound Mobility Program student bersama University Malaysia Kelantan ini merupakan kegiatan kedua setelah pada akhir  Desember 2019 kemarin FEB UNISMA dan FEB UMK, Malayasia telah menggelar kegiatan bersama berupa  International Seminar on Malindo Entrepreneurship I (ISME) yang bertempat di FEB UNISMA, setelah sebelumnya tim delegasi mahasiswa FEB Unisma telah pada Nopember lalu.

“Semoga tahun depan kami dapat mengirim lagi mahasiswa dan dosen FEB Unisma  ke Malaysia untuk program serupa. Harapan kita ke depan kerja sama ini akan terus ditingkatkan dalam skema kerja sama akademik yang lebih luas, seperti Mobility Student berkredit yang akan dicanangkan pada 2020 serta riset kolaborasi antar dosen,” tambahnya.

Adapun dari beberapa point kerjasama yang telah disepakati antara Unisma dan Univeristy Malaysia Kelantan berupa Collaborative Research para dosen, pertukaran dosen, dan berbagai kegiatan keilmuan lainnya yang mendukung FEB  U menjadi salah satu universitas unggul dalam skala nasional maupun internasional.

Selanjutnya Dekan FEB Unisma menyampaikan pihaknya berkomitmen untuk menjadikan kemampuan Soft Skill mahasiswa sebagai kompetensi utama yang dipetakan dalam 4 kategori.

“Academic Knowledge, Communication Skill, Management Skill dan Dkill of Thinking. Jadi anda tidak hanya akan memperoleh Hard Skill tapi juga Soft Skill untuk kesuksesannya di masa depan,” ujarnya.

Dalam kegiatan pertukaran pelajar ini ia berharap dapat makin memperkaya pengalaman akademik mahasiswa Unisma. Supaya mereka terbiasa dengan budaya dan lingkungan sosial yang beragam. Sehingga terlatih menjadi masyarakat inklusif dan multikulturalistik.

International  Inbound Mobility  Program yang digelar FEB Unisma ini digelar kegiatan yang bertema “Establishing International Collaboration to Generate World Class Entrepreneurs” dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unisma, Prof. Drs. Junaidi Mistar PhD. Ia pun menyampaikan apresiasi yang tinggi buat Fakultas Ekonomi dan dan Bisnis Unisma.

“FEB Unisma merupakan The Leading Faculty yang mampu menjembatani visi dan misi internasionalisasi kampus besar ini. Banyak program kegiatan yang dijalin dengan beberapa perguruan tinggi luar negeri,” ujar Prof Junaidi.

FEB Unisma telah banyak melaksanakan progam kerjasama bareng UMK, Malaysia. Setelah tahun kemarin menyelenggarakan internasional bareng di akhir tahun, guest lecture, outbound mobilty program. Sedangkan 2020 ini diawali dengan serangkaian kegiatan berkualitas demi memberikan wawasan dan pengalaman internasional bagi mahasiswa dan dosennya.

Prof Junaidi berharap, kegiatan inbound mobilty student ini memberikan Value bagi kedua belah pihak. Inbound Mobility Program yg bertemakan Entrepreneurship dikemas dalam kegiatan seminar internasional, Visiting Lecturer, Presentasi  Business Plan bagi mahasiswa, dosen dan alumni, Campus Tour, kunjungan industri ke KUD SAE Pujon,  sentra Keramik Dinoyo,  Belajar membatik di Antique Gallery,  PT. Kusuma Agro Batu,  kunjungan ke sentra industri UMKM binaan FEB, hingga pertukaran seni tari dan budaya Indonesia dan Malaysia. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry