
JOMBANG | duta.co – Sekitar 3.000 siswa kelas akhir SMAN Se-Jombang hadir pada doa bersama di Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang, Selasa (27/1). Mereka menghadiri acara yang digelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAl) SMAN Jombang.
Tampak hadir Wakil Bupati KH Salmanuddin Yazid beserta jajaran. Termasuk Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Kabupaten Jombang, Dr Eko Redjo Sunariyanto, beserta jajaran. Hadir pula para pejabat Kementerian Agama (Kemenag) Jombang dan para kepala SMAN Se-Jombang.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan shalat Dhuha dan shalat-shalat sunah berjamaah. Dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama (istigosah).
Ketua MGMP PAl SMAN Jombang, Mokh Fakhrudin, menjelaskan bahwa para peserta doa bersama tidak hanya siswa kelas akhir SMAN se-Jombang. “Tapi juga SMA swasta di Kota Jombang dan dari MAN 1 Jombang,” ujarnya.
Kepala Cabdindik, Eko Redjo Sunaryanto, menegaskan para peserta doa bersama adalah para pemimpin 15-25 tahun ke depan. “Baik di Jombang, Jawa Timur bahkan pemimpin lndonesia,” ujarnya.
Dia mengibaratkan, pelaut tangguh tidak lahir dari ombak yang tenang. “Begitu juga kalian, tidak akan jadi tangguh jika tidak ditempa dengan tantangan,” imbuhnya.
Siswa SMA kelas akhir, lanjutnya, beberapa hari ke depan akan memulai proses masuk perguruan tinggi negeri (PTN). “Silakan berkompetisi, baik jalur mandiri, jalur seleksi maupun kedinasan,” ucapnya.
Wakil Bupati Jombang KH Salmanuddin Yazid memotivasi para siswa untuk memiliki mimpi di masa depan. “Tentu disertai dengan ikhtiar yang maksimal dan doa seperti ini,” ujarnya.
Dia berpesan agar siswa Jombang tidak terlibat narkoba dan tawuran. “Termasuk minuman keras, karena itu akan merusak kehidupan kalian,” ujarnya.
Kiai akrab disapa Gus Salman ini juga berharap agar para siswa tetap menghormati orang tua dan guru. “Agar generasi emas 100 tahun lndonesia merdeka nanti bisa terwujud dengan menjadi pribadi yang membanggakan keluarga, agama dan bagsa,” pungkasnya.
Ditemui di lokasi acara, ketua panitia Asshodikul Amin menambahkan kegiatan ini sudah rutin digelar. “Tujuannya agar siswa kelas akhir bisa sukses melanjutkan ke PTN yang diinginkan,” pungkasnya. (muk)





































