PERKETAT OPERASI: Operasi sabhara libatkan personel K-9 memperketat pelabuhan Ketapang. (duta.co/JAMHARI)

BANYUWANGI|duta.co – Pengamanan Pelabuhan Ketapang jelang liburan Raja Kerajaan Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz Al-saud benar-benar diperketat. Tim gabungan Satsabhara, Satplair, Satlantas Polres Banyuwangi dan Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi (KPT) menggelar operasi gabungan di pelabuhan kategori tersibuk di Indonesia pada Rabu (1/3/2017) malam.

Operasi yang digelar sampai Kamis (2/3/2017) dinihari itu juga melibatkan personil K-9, yakni polisi satwa. Dua anjing pelacak diturunkan untuk mengendus seluruh kendaraan serta isi muatannya yang hendak melintas masuk ke Pelabuhan ASDP maupun Landing Craft Mesin (LCM) Ketapang.

Pengamanan ini dipimpin Kasatsabhara AKP Basori Alwi. Bahan peledak, senjata tajam, narkoba dan barang bawaan lain yang melanggar undang-undang menjadi fokus personil gabungan dalam pengamanan khusus jelang kedatangan Raja Salman ke Bali pada 4 Maret 2017 mendatang.

“Ini perintah khusus dari Kapolres Banyuwangi AKBP Agus Yulianto. Tim gabungan harus melakukan pengamanan ekstra selama kunjungan tamu negara dari Saudi yang membawa investasi triliunan rupiah,” tegas mantan Kasatpolair Situbondo dan Banyuwangi.

Tidak heran apabila semua kendaraan diperiksa petugas secara mendetail. Tidak hanya mobil, pengendara motor dan pejalan kaki yang hendak menyeberangi Selat Bali turut pula diperiksa. Pengetatan pengamanan di Pelabuhan Ketapang sudah dilakukan aparat Polres Banyuwangi sejak akhir Februari 2017.

“Peningkatan ekskalasi pengamanan akan dijalankan sampai rombongan Raja Salman meninggalkan Pulau Dewata. Rencananya tamu very very important person (VVIP) itu akan berada di Pulau Para Dewa sampai 9 Maret 2017,” tandas AKP Basori Alwi.

Operasi gabungan pengamanan di Pelabuhan Ketapang memang tak menemukan benda mencurigakan. Sejauh ini aparat merasa lega karena pelaku teror yang bisa saja masuk ke Bali melalui jalur Pelabuhan Ketapang tak terdeteksi. Meski begitu tingkat pengawasan tidak akan dikendurkan.

Sebelum tim gabungan melakukan operasi bersama, kegiatan pengamanan di Pelabuhan Ketapang sudah diawali tim yang dipimpin Wakapolres Banyuwangi Kompol Muhammad Yusuf Usman pada Senin (28/2/2017) sore. Saat itu wakapolres didampingi Kasatlantas AKP Ries Andrianto Nugroho.

Selang sehari, ganti tim gabungan Satpolair, KUPP Ketapang, OPP Gilimanuk, PT ASDP Ketapang serta Gapasdap melakukan rasia serupa. Bedanya titik operasi fokus pada moda transportasi laut yang biasanya melayani trip pelayaran Gilimanuk – Ketapang atau sebaliknya. Malamnya tim gabungan yang dipimpin Kasatsabhara AKP Basori Alwi kembali bergerak. (jam)

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry