SURABAYA | duta.co – Kekompakan yang terjalin antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama masyarakat harus terus terjaga. Jika kekompakan itu mampu terjaga dengan baik, maka situasi keamanan dan kenyamanan di Provinsi Jawa Timur akan terus aman, nyaman dan kondusif.

Demikian disampaikan Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo saat menghadiri Lepas Sambut Pangdam V Brawijaya dari Mayjen TNI Arif Rahman kepada Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi di Balai Prajurit Makodam V Brawijaya, Kamis (7/2/2019).

Dikatakannya, kekompakan antara TNI-Polri yang terjalin di Jatim terbukti membuat masyarakat selalu dalam situasi aman dan nyaman. Kondisi kekompakan tersebut di dukung oleh peran dari tokoh agama baik kyai maupun ulama hingga tokoh masyarakat di seluruh daerah di Jatim.

Salah satu bukti nyata dari kekompakan yang terjalin antara TNI dan Polri pada saat bencana alam yang melanda Pulau Madura tepatnya di Kepulauan Sapudi. Di saat masyarakat tertimpa bencana alam yang jauh dari pusat kota, pemerintah hadir bersama TNI-Polri memberikan pelayanan dan dukungan.

Pakde Karwo sapaan akrabnya menambahkan, kehadiran TNI-Polri bersama pemerintah itu yang menguatkan masyarakat tertimpa musibah kembali percaya diri. Itu bisa dilihat dari semua bangunan dan rumah yang hancur dibangun kembali oleh pemerintah dibantu TNI-Polri.

“Seluruh rumah dan bangunan yang hancur dibangun kembali. Di saat masyarakat sekitar bencana tidak memiliki harapan namun hadirnya TNI-Polri terbukti memberikan semangat dan rasa optimis kepada masyarakat yang tertimpa musibah,” imbuhnya.

Kepada Mayjen TNI Arif Rahman, Pakde Karwo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas pengabdian kurang lebih 15 bulan bertugas di Jatim. Budaya silaturahmi kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama harus dilanjutkan oleh Pangdam V Brawijaya yang baru.

“Budaya silaturahim yang telah terbangun terbukti efektif dalam menjaga situasi keamanan dan kenyamana di Jatim. Hampir tidak ada gesekan antara TNI-Polri kepada masyarakat,” ungkapnya.

Siap Melanjutkan Program Pendahulu

Sedangkan, kepada Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi Pakde Karwo berharap agar hubungan yang telah terjalin antara TNI-Polri bersama tokoh masyarakat dan agama di Jatim agar dilanjutkan.

Dalam kesannya, Mayjen TNI Arif Rahman yang akan  mengisi jabatan baru sebagai Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat memuji kepemimpinan Gubernur Jatim Soekarwo yang mampu melahirkan Tiga Pilar Plus. Yang di dalamnya terdapat peranan dari tokoh agama dan masyarakat di Jatim. Sehingga sangat kuat membawa kesejukan bagi terciptanya keamanan Jatim.

“Semoga peran ini bisa kami bawa di tempat baru. Dan semoga kyai dan ulama terus mendampingi para anggota Kodam V Brawijaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Jatim,” ujarnya.

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi mengatakan, akan berusaha meneruskan apa yang telah diletakkan Pangdam V Brawijaya sebelumnya. Program-program yang telah berjalan akan dilanjutkan dan dilakukan penguatan.

Menghadapi, tahun politik khususnya Pilkada dan Pilpres, Pangdam Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi meminta dukungan semua pihak yang ada di Jatim untuk menyukseskannya. Bersama TNI-Polri, dirinya berharap agar tercipta suasana kamtibmas yang kondusif sehingga hajatan nasional dapat berlangsung secara baik dan lancar. (ud)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.