GUDANG : Kepala Dinkes Syaifuddin Ghozali mendapingi Wabup Moh Qosim yang melakukan sidang gudang farmasi sebagai penyimpanan vaksin sinovac. (much shopii/duta.co)

GRESIK| duta.co – Tahap awal Kabupaten Gresik mendapat jatah 5.903 dosis vaksin sinovac. Padahal, jumlah tenaga kesehatan (nakes)  di Kabupaten Gresik sebanyak 7.000 orang. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik Syaifuddin Ghozali ketika mendamping  Wabup Moh Qosim ke kantor Dinkes yang melakukan sidak untuk memastikan kedatangan vaksin sinovac, Senin (11/01) kemarin.

 “Kekurangan vaksin untuk nakes diberikan pada tahap selanjutnya berbarengan dengan para anggota TNI dan Polri yang ada di Kabupaten Gresik,” ujar dia.

Untuk tahap awal, vaksinasi akan menyasar kepada para nakes di Kabupaten Gresik. Vaksinasi akan dilakukan di Posko vaksinasi terpadu di Puskesmas Alun-alun Kota Gresik di Jalan Pahlawan.

Terkait pencanangan vaksinasi di Kabupaten Gresik, menurut Ghozali akan dilaksanakan sesuai rencana pada Kamis (14/01) nanti.

“Kalau sehari sebelumnya pencanangan secara Nasional vaksinasi kepada Presiden Joko Widodo di Jakarta pada Rabu (13/01). Sehari sesudahnya pencanangan vaksinasi, di tingkat Provinsi Kabupaten Kota dilaksanakan pada Kamis dan Jum’at,” imbuh dia.

Menurut Ghozali, gudang farmasi Dinkes tempat penyimpanan vaksin ini sudah di periksa oleh pihak terkait dan dinyatakan sudah sesuai standard.

Untuk vaksin sinovac ini diberikan kepada masyarakat yang berumur mulai dari 18 tahun sampai 59 tahun. Pii

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry