Keterangan foto/net

SIDOARJO | duta.co – Menarik! Para pendukung Cabup H Subandi dan Cawabup Hj Mimik Idayana di Pilkada Sidoarjo, yang mengusung jargon BAIK alias suBAndi-mimIK membuat terobosan ‘cerdas’. Jargon ini memang mudah disampaikan dan mudah diingat.

“Terpenting, Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo ke depan, harus sosok yang BAIK. Kita sebagai warga Sidoarjo harus berjibaku mengakhiri praktek korupsi di lingkungan birokrasi. Inilah biang kerok lambatnya pembangunan di Sidoarjo,” demikian disampaikan Nanang, kepada duta.co, Rabu (25/9/24).

Menurut Nanang, warga Sidoarjo pasti prihatin. Betapa tidak, sudah 3 bupati — secara berturut-turut — berurusan dengan hukum terkait duit rakyat. “Ini sungguh menyedihkan. Kalau kondisi ini dibiarkan, Sidoarjo akan menjadi dinasti korupsi. Apa kita mau begitu?,” tanyanya kemudian.

Tak kalah menarik, dan itu sudah beredar viral di media sosial, ada netizen yang cerdas memanfaatkan suara Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP, Bambang Wuryanto yang menyarankan untuk mendukung orang baik BAIK dan jangan pernah ngelawan orang baik.

Padahal, pertama, politikus senior PDIP itu, jelas tidak sedang bicara soal Pilkada Sidoarjo. Kedua, jargon BAIK menjadi sebutan yang ringan bagi setiap orang. Bambang Pacul saat itu bicara soal getolnya sejumlah orang menyerang Jokowi. Dia menegaskan itu, bukan berarti dirinya pro-Jokowi.

“Jadi orang ini dianggap orang baik lho. Jangan salah lho. Jangan pernah ngelawan orang baik lho, Pak, ini rumus dari kakek saya. Jangan lawan orang baik. Yang kedua, jangan lawan orang cantik. Kalah kau sama orang itu,” kata Bambang Pacul yang disertai gambar Cabup H Subandi dan Cawabup Hj Mimik Idayana.

Seperti diketahui, Bambang Pacul saat itu menjadi panelis dalam acara Total Politik bertajuk ‘Tadarus Politik’ di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (1/12/2023) malam. Jadi, tidak ada kaitannya dengan Pilkada Sidoarjo. Itulah ‘kecerdasan’ media sosial kita. (loe)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry