LUAR BIASA: MaduSyarif bee Khotmil Qur'an harus melawati proses pembacaan 30 juz Alquran. (FT/IST)

SURABAYA | duta.co – Suplemen multivitamin, sedang diburu masyarakat luas. Masih ingat ‘rebutan’ Susu Beruang atau Bear Brand yang membuat harganya melambung tinggi? Menurut salah satu pengajar di Program Studi Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Lily Arsanti Lestari, itu bukan satu-satunya.

Mengonsumsi susu memang meningkatkan imunitas tubuh. Tetapi, kuat fisik saja belum cukup. Masyarakat perlu diedukasi pentingnya ketahanan psikis. Menghadapi covid-19, tidak cukup sekedar kekar, butuh ketenangan bathin.

Artinya: Jangan lemas, jangan pula cemas. Karena separo dari penyakit itu berasal dari kecemasan.  “Mari kita hadapi ujian ini dengan tenang dan sabar. Kepanikan adalah separo penyakit, ketenangan adalah separo obat. Kesabaran adalah titik tolak kesembuhan,” demikian pesan Presiden Jokowi, pada pertengahan Mei 2020, mengutip istilah pakar kedokteran Islam, Ibnu Sina.

Tidak mudah, memang, menjaga sehat fisik sekaligus psikis. Untuk itu, upaya Dr H Syarif Thayib, dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UIN-SA) Surabaya, memproses madu murni dengan bacaan 30 juz Alquran bersama para hafidz, ditambah doa penyembuhan oleh santri di tengah pandemi Covid-19, patut diacungi jempol.

Bersih Lahir-Bathin

Proses pengemasan MaduSyarif termasuk langka. Minuman berkhasiat ini harus melewati bacaan  Alquran 30 juz yang dilantunkan para hafidz, dibarengi doa anak yatim. Itulah sebabnya, disebut MaduSyarif bee Khotmil Qur’an.

“Madusyarif ini no expired, tidak ada kadaluarsa. Bisa diminum langsung, bisa dengan air hangat atau dingin. Pas dalam kondisi sekarang, di mana kita butuh sehat fisik dan psikis. Atau kita sedang menghadapi efek samping minum obat. Atau terasa lebih tua dari umurnya. Stamina loyo, vitalitas rendah, lemah angkat beban. Sulit konsentrasi dan susah tidur, pakai Madu Syarif,” jelas Dr H Syarif Thayib kepada duta.co.

Banyak orang hebat mengisahkan khasiat Madu Syarif ini. Selain dokter spesialis akupunktur, Gusti Dewi Anandia, banyak professor, doktor dan para kiai yang mengkonsumsi produk tersebut. “Jika Anda kesulitan mendapatkan, kami (Koperasi BISMA JATIM) siap antar. Sehat lahir-bathin, demi menjaga diri di tengah pandemi,” demikian Ari pemegang nomor 081-216-695-99. (mky)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry