Ketua TLCI Chapter 16 Surabaya, drg Marcello (kanan) bersama Ketua Panitia Jambore TLCI, Edy Kapau usai rapat persiapan di Surabaya, Sabtu (6/4). DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Kehadiran klub otomotif diharapkan bisa membantu untuk mempromosikan destinasi wisata.

Mengingat para anggota klub otomotif itu biasanya selalu melakukan touring dengan mengunjungi tempat-tempat wisata.

Karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendukung penuh pelaksanaan Jambore ke-4 Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) di Surabaya November mendatang.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Pemkot Surabaya, M Alghani Wardhana mengatakan pemerintah kota mendukung penuh gelaran ini. Apalagi yang hadir dari 24 chapter TLCI dari seluruh Indonesia.

“Kesempatan untuk promosi wisata. Kami minta untuk memperkenalkan destinasi-destinasi wisata di Surabaya,” ujar Alghani saat menghadiri rapat persiapan Jambore, Sabtu (6/4).

Hal senada juga diungkapkan perwakilan dari Dinas Pariwisata Jawa Timur, Zainal. Zainal mengatakan potensi wisata di Jawa Timur sangat banyak. Ada 784 destinasi wisata di Jawa Timur yang bisa diperkenalkan.

“Walau digelar di Surabaya tapi daerah sekitar bisa terkena dampaknya. Mereka harus bisa mengunjungi wisata-wisata di Jawa Timur ini,” tandasnya.

Jambore TLCI digelar pada 9 dan 10 November itu di Kenpark Kenjeran. Ada 1.200 mobil yang diprediksi akan ada 4 ribu orang.

Ketua TLCI Chapter 16 Surabaya, drg Marcello mengatakan Jambore TLCI ini sebuah kebanggaan bisa digelar di Surabaya. “Kita menjadi tuan rumah dan tidak boleh disia-siakan,” tukasnya.

Ketua Panitia Jambore TLCI, Edy Kapau mengatakan kehadiran klub otomotif ini secara tidak disadari sudah ikut mempromosikan pariwisata daerah.

“Karena kalau touring yang kita datangi tepat wisata dan tempat makan. Jadi sudah menjadi sebuah kesatuan antara touring klub otomotif dan pariwisata,” tukasnya.

Yang pasti, dalam Jambore TLCI ini, chapter Surabaya harus menjadi tuan rumah yang baik.

“Kita akan ajak peserta keliling Surabaya, ke Suramadu serta makanan-makanannya. Untuk daerah sekitarnya peserta sudah memiliki jadwal sendiri untuk mengunjungi,” tuturnya. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.