SAMBUTAN : Rektor Unisma Prof Dr H Masykuri Bakri MSi saat memberikan sambutan di acara pembukaan KSM se Jatim. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co– Universitas Islam Malang (Unisma) kembali mendapat kepercayaan ketempatan event akbar. Kali ini Kompetisi Sains Madrasah (KSM) se Jawa Timur (Jatim). Dengan peserta mencapai 1.254 siswa merupakan duta dari 38 kota dan kabupaten di Jatim. Kampus kebanggaan NU ini memang selalu membuka diri untuk pengembangan mutu pendidikan bangsa.

Rektor Unisma Prof Dr H Masykuri Bakrie MSi, dalam sambutan pembukaan, Rabu (14/08/2019) mengatakan, KSM merupakan bentuk kepedulian Kementrian Agama dalam menciptakan atmosfir pengembangan antara Sains dan Islam yang terbuka untuk umum, bukan hanya di lingkungan Kementrian agama namun juga untuk Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

“Saya sebagai praktisi dan juga Rektor Universitas Malang menyambut baik event ini. Lantaran Unisma telah mengukir sejarah di Kementrian Agama Kompetisi Expo Madrasah Tingkat Nasional pertama kali,” ungkap orang nomer satu di Unisma ini.

Ia menilai, madrasah saat ini seakan seperti gadis-gadis cantik yang diperebutkan masyarakat ditengah dekadensi moral. Madrasah yang kini sedang membangun konstruksi peradaban yang mengintegrasikan antara Sain dan Islam.

Prof Masykuri juga mengatakan, “Saya juga Ketua Komite MIN 1 Kota Malang yang akan membangun Pondok PesantrenTahfidzul Quran yang merupakan penggabungan antara Sain dan Islam akan menjadi unggulan madrasah dan sekaligus menjadi kebanggaan dari Kementrian Agama,”.

Unisma juga sangat terbuka untuk pelatihan pengembangan madrasah. Kampus ini telah menyiapkan tenaga-tenaga ekspert yang dalam kurun waktu satu tahun sudah memberikan banyak pelatihan. Tidak hanya di Jawa Timur, namun juga di Kalimantan, Sumatra, NTT dan NTB, dimana Rektor juga hadir disana untuk memberikan Stadium General kepada Kepala Sekolah, juga guru-guru yang membutuhkan peningkatan mutu pendidikan.

“CSR Unisma disalurkan untuk peningkatan mutu pendidikan madrasah maupun sekolah. Tenaga ekspert kami sudah ditraining yang mempunyai kapasitas berskala nasional maupun internasional, yang telah diakui oleh Kemenristek Dikti maupun Kementrian Agama,” urai Prof Masykuri.

Kedepan Unisma telah siap jika ketempatan KSM skala nasional. Dijanjikan oleh Rektornya, sarana dan prasarana tidak akan kalah dengan hotel bintang 5.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Kemenag Kota Malang, Walikota Malang, dan Dirjen Pendidikan Islam Kementrian Agama RI Prof Komarudin Amin MAg. dah

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry