
PASURUAN | duta.co – Setiap Rabu pagi, sebelum bel tanda masuk kelas berbunyi, halaman SDN Ngadirejo 1 Tutur tampak ramai dan penuh keceriaan. Seperti halnya Rabu (17/9/25) ini, seluruh siswa berkumpul dengan wajah antusias untuk mengikuti program “TERABAS” (Literasi Numerasi Rabu Seru).
TERABAS adalah program unggulan sekolah yang menggabungkan kegiatan literasi membaca-menulis dengan numerasi atau keterampilan berhitung secara kreatif. Program ini lahir dari semangat sekolah untuk menumbuhkan budaya literasi dan numerasi sejak dini.
Setiap siswa diberikan kebebasan memilih buku sesuai minatnya. Beragam koleksi buku bacaan ditempatkan di almari khusus yang difungsikan sebagai perpustakaan mini di luar kelas, sehingga mudah dijangkau kapan saja. Mulai dari cerita rakyat, fabel, hingga buku pengetahuan sederhana, semua tersaji menarik untuk dibaca. Siswa kemudian duduk berkelompok di teras, halaman, sambil larut dalam bacaan yang mereka pilih.
Tidak hanya berhenti pada membaca, setelahnya, siswa juga diajak untuk menceritakan kembali isi buku yang telah dibaca dengan bahasa mereka sendiri. Ada yang tampil penuh percaya diri di depan teman-temannya, ada pula yang menuliskan ringkasan singkat di buku catatan. Dari sini, keterampilan berbicara, menulis, sekaligus keberanian tampil di depan umum ikut terlatih.
Selain literasi, unsur numerasi juga dikemas dalam bentuk permainan seru yang melibatkan logika dan kerjasama. Misalnya, tebak angka cepat, teka-teki berhitung, atau permainan kelompok sederhana yang menuntut strategi. Dengan cara ini, kegiatan berhitung terasa menyenangkan, jauh dari kesan kaku dan membosankan.

Kepala SDN Ngadirejo 1 Tutur, Risdiyan Tri Wahyudi, M.Pd., menegaskan, bahwa program TERABAS merupakan komitmen sekolah dalam mendukung Gerakan Literasi Nasional sekaligus penguatan numerasi.
“Kami ingin membentuk anak-anak yang tidak hanya cerdas membaca, tetapi juga terampil berhitung. Semua dikemas dengan cara yang menyenangkan agar mereka belajar tanpa merasa terpaksa,” ujarnya.
Para guru juga berperan aktif mendampingi siswa. Mereka tidak sekadar mengawasi, tetapi ikut membimbing, memberikan motivasi, bahkan membaca bersama siswa. Hal ini menciptakan suasana yang akrab dan hangat antara guru dan murid, sekaligus memperkuat hubungan emosional di lingkungan sekolah.
Antusiasme siswa tampak luar biasa. Banyak yang dengan bangga menceritakan kembali isi buku favoritnya, sementara yang lain bersemangat menyelesaikan soal numerasi sambil bersorak gembira bersama kelompoknya. Setiap Rabu, suasana sekolah benar-benar berbeda; penuh tawa, semangat, dan kreativitas.
Melalui TERABAS, SDN Ngadirejo I Tutur berharap dapat melahirkan generasi yang gemar membaca, terbiasa berpikir kritis, serta percaya diri menghadapi tantangan. Lebih dari sekadar rutinitas, TERABAS telah menjadi ruang inspiratif yang menyalakan semangat belajar setiap Rabu pagi, sekaligus menanamkan kebiasaan baik yang akan terbawa hingga masa depan anak-anak. (Puj)





































