Jajaran IKOMA ITS, rektorat ITS, serta perwakilan IKA ITS saat peresmian fasilitas panjat tebing dari Ikatan Orang Tua Mahasiswa (IKOMA) ITS, Selasa (12/5/2026).

SURABAYA | duta.co – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperkuat infrastruktur pendukung prestasi mahasiswa di lingkungan kampus. Pada Selasa (12/5/2026), kampus pahlawan ini secara resmi memperkenalkan fasilitas papan panjat tebing terbaru serta menerima satu unit kendaraan operasional hasil dukungan dari Ikatan Orang Tua Mahasiswa (IKOMA) ITS.

Langkah ini diproyeksikan menjadikan ITS sebagai salah satu titik sentral pengembangan dan pelatihan bagi para atlet panjat tebing di wilayah Jawa Timur.

Rektor ITS, Prof. Dr. (HC) Ir. Bambang Pramujati, ST., MSc.Eng., PhD., IPU, ASEAN Eng., mengungkapkan bahwa sarana olahraga berstandar internasional ini tidak hanya terbatas untuk internal kampus, tetapi juga terbuka bagi komunitas luas.

“Fasilitas wall climbing itu nanti akan dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa ITS, oleh sivitas, ataupun oleh masyarakat panjat tebing di Jawa Timur ini. Insyaallah nanti akan ada lomba-lomba yang akan dilakukan di ITS ini,” ujar Bambang.

Tak hanya fokus pada sarana olahraga, peningkatan layanan keamanan juga menjadi sorotan dengan hadirnya kendaraan operasional baru untuk Satuan Keamanan Kampus (SKK).

“Ini adalah kendaraan yang nanti akan dipakai oleh SKK untuk keliling dan sebagainya, sehingga sangat membantu operasional dari SKK,” katanya.

Lebih lanjut, Bambang memaparkan komitmen kampus dalam memodernisasi area olahraga, mulai dari pengembangan fasilitas gym, pemasangan atap pada lapangan basket dan tenis, hingga perbaikan lintasan lari (jogging track).

“Nanti IKOMA insyaallah akan menambah fasilitas lagi di panjat tebing yang namanya boulder, sehingga kalau fasilitas sudah ada, kejuaraan nasional sudah bisa dilaksanakan di ITS,” ujarnya.

Ketua IKOMA ITS, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT., menekankan bahwa bantuan ini merupakan bentuk dedikasi orang tua mahasiswa dalam menyeimbangkan aspek akademik dan kebugaran fisik mahasiswa.

“Lagu kebangsaan kita mengamanatkan ‘Bangunlah jiwanya, bangunlah raganya’. IKOMA sebagai wakil orang tua mahasiswa yang ada di kampus menitipkan itu kepada ITS,” kata Wahid.

Wahid menambahkan, dorongan pembangunan fasilitas ini juga dipicu oleh rekam jejak gemilang mahasiswa ITS di bidang tersebut.

“Di ITS ada kumpulan mahasiswa yang namanya Siklus. Mereka pecinta alam dan alhamdulillah setiap Pekan Olahraga Mahasiswa, panjat tebing prestasi mahasiswa ITS selalu mendapatkan juara,” tuturnya.

Di sisi lain, perwakilan Pengurus Pusat Ikatan Alumni (IKA) ITS, Adi Dharma, menjelaskan bahwa ke depannya area ini akan memiliki lintasan yang sangat lengkap, mencakup kategori speed, lead, hingga boulder. Kelengkapan ini diharapkan mampu memenuhi spesifikasi teknis untuk pemusatan latihan atlet regional.

“Sehingga nantinya beberapa pengurus FPTI sangat berharap ITS menjadi pusat pemusatan latihan atlet panjat tebing Provinsi Jawa Timur selain di KONI karena dianggap sudah lengkap,” katanya.

Acara peresmian ini ditandai dengan aksi memukau dari Rahma Sahara, anggota Siklus ITS, yang memperagakan teknik memanjat di dinding baru tersebut bersamaan dengan penekanan tombol peresmian oleh pimpinan kampus dan organisasi terkait. Menutup rangkaian acara, Rektor ITS pun berkesempatan menjajal langsung kualitas fasilitas panjat tebing tersebut. Rid

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry