
MALANG | duta.co – Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) kembali menorehkan prestasi dalam dunia pendidikan tinggi. Kabar membanggakan datang dari hasil akreditasi beberapa program studi (prodi). Dua prodi berhasil meraih predikat Unggul, yqng hal tersebut disampaikan oleh Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., PhD.
“Kami sangat bersyukur atas hasil dari akreditasi program studi, dan hasilnya luar biasa. Teknik Kimia S-1 dan Teknik Mesin D-3 berhasil meraih akreditasi Unggul,” ungkap Rektor, Senin (28/04/2025).
Selain pencapaian membanggakan tersebut, beberapa program studi lainnya juga berhasil meraih akreditasi Baik Sekali, meliputi Teknik Informatika S-1, Teknik Sipil S-1, Prodi Bisnis Digital S-1, dan Magister Teknik Industri S-2. Dari sekian prodi tersebut Prodi Bisnis Digital yang baru kali pertama menjalankan akreditasi berhasil naik peringkat dari akreditasi Baik ke Baik Sekali.
Awan menegaskan bahwa hasil ini merupakan bukti nyata komitmen ITN Malang dalam memberikan pendidikan berkualitas kepada masyarakat. Kampus ini juga siap mencetak lulusan-lulusan yang berkompeten, dan bisa bersaing.
Ia menambahkan, peningkatan akreditasi ini menjadi evaluasi positif dari pemerintah terhadap kualitas pendidikan dan pembelajaran di ITN Malang. Namun, Perguruan Tinggi ini tidak akan berpuas diri, dengan justru mengembangkan prodi akan dilakukan secara terus menerus.
Terutama melengkapi fasilitas dengan teknologi-teknologi terbaru yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran, serta meningkatkan sarana dan prasarana di tingkat prodi dan institut demi menunjang pembelajaran mahasiswa.
“Intinya kami akan terus berkembang mengikuti tuntutan dan perkembangan zaman. Kami berharap mereka bisa menjadi pemenang-pemenang di dunia kerja,” tandasnya.
Senada, Wakil Rektor I ITN Malang, Dr. Jimmy, ST., MT, menyampaikan selamat kepada program studi Teknik Kimia S-1 dan Teknik Mesin D-3 atas raihan akreditasi Unggul. Ia menekankan bahwa predikat ini merupakan anugerah sekaligus tantangan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Selamat kepada Teknik Kimia S-1 dan Mesin D-3, berkat kerja kerasnya bisa mendapatkan akreditasi Unggul. Predikat Unggul ini merupakan anugerah sekaligus tantangan kepada kami untuk memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pelayanan terbaik ini tidak hanya ditujukan kepada mahasiswa dan calon mahasiswa, tetapi juga kepada stakeholder, dan alumni.
Jimmy mengungkapkan komitmen pimpinan ITN Malang dalam mengembangkan kualitas dan kompetensi dosen. Target peningkatan kualitas pendidikan selanjutnya adalah melalui peningkatan kualitas, kolaborasi antar bidang, kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, peningkatan sarana dan prasarana, serta mendorong prestasi mahasiswa.
Mengenai keterserapan lulusan, Jimmy menyatakan bahwa ITN Malang aktif mengadakan campus hiring. Ia melihat adanya peningkatan penyerapan lulusan di dunia kerja, terutama pada program studi Teknik Mesin D-3, dan prodi lainnya. Namun, ia menekankan pentingnya kompetensi bagi mahasiswa.
“Kunci sukses itu satu, mahasiswa harus memiliki kompetensi yang diharapkan. Kalau lulusan bersedia belajar dan berkembang dijamin karirnya juga cerah,” tegasnya.
Ia juga menyoroti peluang kerja yang luas di bidang Teknik Kimia seiring dengan perkembangan industri di Indonesia. Namun, disayangkan minat generasi Z terhadap bidang ini cenderung menurun. “Dulu Teknik Kimia saingannya banyak lowongan sedikit, sekarang pesaingnya sedikit lowongan banyak,” ujarnya.
Jimmy menekankan agar para dosen dapat memberikan pelayanan yang baik kepada mahasiswa, meningkatkan kompetensi dan wawasan mahasiswa sehingga siap memasuki dunia kerja, tidak hanya hard skill tetapi juga soft skill. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan stakeholder terhadap lulusan ITN Malang.





































