
MOJOKERTO | duta.co – Dana Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Kenaikan ini terbilang istimewa, sebab kelurahan lain justru mengalami penurunan seiring dengan berkurangnya transfer anggaran dari pusat ke daerah.
Hal ini terungkap saat pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Keluarga Mentikan Tahun 2027 yang digelar di Ruang Rapat Kantor Kelurahan Mentikan, Selasa (20/1/2027).
“Gak tau kenapa Dana Kelurahan Mentikan kok meningkat, padahal dana kelurahan lain pada turun. Ini ceritanya bagaimana, berarti Mentikan paling istimewa ya,” ujar Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari tatkala mengetahui anggaran Dana Kelurahan Mentikan naik dari tahun ke tahun.
Dana Kelurahan Mentikan Tahun 2024 senilai Rp 767 juta lebih, pada tahun 2025 meningkat menjadi Rp 966 juta lebih, dan pada tahun 2026 ini kembali meningkat menjadi Rp 1,130 miliar.
“Pada tahun 2025 kemarin dana kelurahan lain sudah pada menurun. Karena dana transfer dari pusat menurun, kelurahan-kelurahan lain dananya menurun. Kok 2025 dan 2026 (dana kelurahan) Mentikan justru naik, ada apa dengan Mentikan,” ungkap sosok yang akrab disapa Ning Ita ini.
Namun, dibalik kenaikan Dana Kelurahan Mentikan, realisasi atau capaian Kelurahan Mentikan justru rendah. Dana Kelurahan Mentikan Tahun 2025 sebesar Rp 966 juta lebih, realisasinya hanya Rp 859 juta atau 85%.
“Banyak yang tidak terserap, Pak Lurahnya kenapa serapannya kok rendah ya hanya Rp 859 juta,” sindirnya.
Meski demikian, lanjutnya, faktanya di Kelurahan Mentikan realisasinya sebesar Rp 1,1 miliar meski realisasi dana kelurahan hanya Rp 859 juta.
“Kenapa demikian, karena sebagian diakomodir oleh dinas-dinas. Artinya, usulan masyarakat melalui Musrenbang tidak selalu didanai dari dana kelurahan, tapi bisa didanai dari dinas-dinas,” terangnya.
Ning Ita mencontohkan Bedah Rumah, yakni perbaikan rumah tidak layak huni, tidak mungkin anggarannya dari dana kelurahan, maka akan diakomodir oleh Dinas PUPR.
“Saya mendorong, apapun yang menjadi kebutuhan panjenengan, usulkan. Jalurnya yang paling utama melalui Musrenbang,” pungkasnya. (ywd)





































