TEMUAN: M. Munir saat berada di salah satu gudang tembakau. Duta/Habib

PAMEKASAN | duta.co – Petani di Pamekasan menilai harga tembakau milik petani mahal satu hari saja yakni pada saat bupati melakukan sidak ke beberapa gudang di Pamekasan beberapa waktu lalu.

Keluhan petani ini disampaikan Ketua Paguyuban Tembakau Madura, Muhammad Munir. Dikatakan, temuan di bawah banyak pihak pabrikan yang membeli dibawah BEP. Tembakau milik petani dari pihak gudang ada yang di beli seharga Rp 8 ribu perkilo sampai 15 ribu.

“Jadi tembakau hanya mahal pada saat bupati Baddrut sidak ke gudang. Kenyataannya pihak pabrikan banyak yang membeli tembakau di bawah BEP,” kata Munir, Jumat (25/9).

Munir menambahkan, ada beberapa gudang seperti PT. Sadhana Arifnusa (Sampoerna) hanya membeli tembakau mitra milik sendiri artinya tidak membeli secara umum seperti gudang yang lain dan itupun jumlahnya sangat sedikit.

“Apabila gudang hanya membeli milik kemitraan maka petani bawah yang rugi. Jadi saya mohon kepada pemerintah untuk mencabut izin gudangya untuk segera bubar dari madura karena tidak membeli tembakau milik petani,” tegasnya.

Lebih jauh Munir memaparkan, dirinya mendapat informasi bahwa tim pemantau tembakau di gudang tembakau akan diberhentikan di akhir bulan ini. Jadi, menurut Munir jika diberhentikan kemungkinan besar akan berdampak nigatif kepada harga yakni harga tembakau akan semakin murah.

“Selain itu juga harga akan turun sangat rendah karena sudah lepas kontrol dari dinas terkait padahal sisa tembakau petani di lapangan masih 50%,” paparnya.

Sekedar diketahui, pada Rabu (16/9/2020). Bupati Pamekasan bersama Forkopimda melakukan sidak ke sejumlah gudang tembakau diantaranya gudang PT Djarum dan PT Aliance One Indonesia.

Saat itu Bupati menjelaskan, harga tembakau yang dibeli pihak pabrikan bervariasi. Harga tembakau sawah Rp 32 ribu per kg, tembakau tegal Rp 41 ribu dan tembakau gunung Rp 54 ribu.

“Kalau seperti itu, harganya sudah melebihi yang terendah. Artinya harganya sudah melebihi BEP,” ujar bupati usai sidak di gudang PT Djarum.

Sementara, break event point (BEP) atau biaya pokok produksi (BPP) tembakau Kabupaten Pamekasan masa tanam 2020 dibagi 3 kelompok. BEP tembakau sawah Rp 32.708. BEP tembakau tengah (Tegal) Rp 41.499. BEP tembakau atas (Gunung) Rp 54.437. bib

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry