KEDIRI | duta.co -Atas banyaknya korban yang meninggal atas wabah demam berdarah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Jawa Timur, dr. Kohar Hari Santoso, Minggu siang (03/01/2019) melakukan sidak di Desa Tales dan Rembangkepuh Kecamatan Ngadiluwih.

Selain, mendatangi rumah almarhum, Elsa Widi Afrilia, anak ketiga pasangan Nur Hidayati dan Jumadi, warga Desa Tales Kecamatan Ngadiluwih yang meninggal di RS. dr. Iskak Kabupaten Tulungagung.

Disampaikan dr. Kohar Hari Santoso, bahwa meski Kabupaten Kediri dipimpin sosok dokter, namun menanggani kasus demam berdarah tidak bisa sendirian. Selalu seorang kepala daerah harus turun langsung, juga didukung pihak lain. “Saya sendiri dokter, juga pernah demam berdarah,” terangnya.

Meski peran Pemkab Kediri dianggap telah berupaya hingga tingkat kecamatan dan desa, namun semua harus dilakukan dengan intensif dan serentak.

“Bahwa ternyata masyarakat belum paham atas antisipasi dan menangkal penyebaran demam berdarah,” jelas Kadinkes Propinsi, saat mendatangi halaman rumah Sudarsin, warga Desa Rembang Kepuh yang membuka usaha kerajinan bambu.

“Lihat ini dari bambu yang didirikan, banyak jentik,” kata dr. Kohar sambil mengarahkan senternya ke ujung bambu. Dia pun kemudian mengambil sampel air di bak mandi, dan terlihat jelas jentik nyamuk yang berjumlah cukup banyak.

Saat mendatangi rumah duka di Desa Tales, ibu Elsa Widi Afrilia menjelaskan bahwa sebenarnya justru dirinya yang pertamakali terkena demam berdarah. Namun selang beberapa hari anaknya bungsu ini demam.

“Setelah diperiksakan di bidan, kemudian dibawa ke Puskesmas Ngadiluwih. Kemudian dirujuk ke dr. Iskak, namun karena trombositnya terus turun, kemudian pada tanggal 6 Januari meninggal,” jelas Nur Hidayati kepada dr. Kohar yang hadir didampingi Kadinkes Kabupaten Kediri, dr. Adi Laksono beserta tim.

Selain itu, tim Dinkes Propinsi juga memberikan sosialisasi kepada seluruh kepala desa se – Kecamatan Ngadiluwih bertempat di Aula Puskesmas Ngadiluwih. Kemudian bertemu karang taruna dan kader jumantik bertempat di Balai Desa Tales. (nng)

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry