SURABAYA | duta.co – Kasus intoleransi kian marak. Kendati demikian  Indonesia masih dinilai lebih baik dalam hal toleransi beragama dibandingkan dengan negara Asia yang lain.

“Indonesia masih lebih baik dalam hal toleransi dibandingkan negara lain,seperti di Pakistan dan Bangladesh, dan Indonesia masih menjadi model negara negara di dunia,” ungkap putri Gus Dur Alissa Qotrunnada, dalam seminar Surabaya Outlook 2017,di kampus B Unair Surabaya, Senin (16/1/2017).

Ia menambahkan Islam di Indonesia masih dianggap rahmatan lil alamin, tapi semua pihak tidak boleh terlena akan adanya radikalisme, karena radikalisme mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

“Ingat! Indonesia ada karena perbedaan, namun sekarang ada kecenderungan intoleransi dan terorisme,” tambahnya.

Dari survey yang dilakukan oleh Gus Durian, bahwa sebagaian masyarakat saat ini menganggap sama antara terorisme den intoleransi beragama meski itu sebagian kecil. Hal inilah yang harus dipahami oleh seluruh lapisan  masyarakat.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kapolrestabes Kombes Pol Mohammad Iqbal yang juga mengajak masyarakat semua lapisan masyarakat di Surabaya harus menjaga keamanan agar tidak terimbas dari suasana politik yang lagi hangat di Jakarta. (win)

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan