Kabid Binpres PP PBSI
Susy Susanti (duta.co/dok)

JAKARTA|duta.co – Harus diakui, tungal putri saat ini menjadi sektor paling minim prestasi. Banyaknya pemain tunggal putri berusia muda dan belum banyak pengalaman menjadi pekerjaan berat bagi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) melakukan perombakan total dalam susunan pelatih yang menangani tunggal putri.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi  (Kabid Binpres) PP PBSI Susy Susanti  melihat pengembangan sektor tunggal putri juga menjadi salah satu fokus perhatian Thailand setelah merekrut Rexy Mainaky sebagai pelatih kepala timnas bulu tangkis mereka.

Thailand saat ini memiliki empat tunggal putri yang berhasil menembus persaingan papan atas dunia yakni Ratchanok Intanon, Porntip Buranaparsertsuk, Busanan Ongbamrungphan, dan Nitchaon Jindapol.

Ratchanok pernah menjadi juara dunia 2013 ketika masih berusia 18 tahun dan pernah menduduki peringkat pertama dunia.

Susy Susanti yang memiliki relasi cukup baik dengan Thailand mengungkapkan program latihan Negeri Gajah Putih tersebut.

“Saya cukup dekat dengan pengurus Asosiasi Bulu Tangkis Thailand (BAT) dan sering berkunjung kesana. Saya lihat pengembangan latihan mereka cukup maju, baik itu di klub maupun pelatnas. Mereka juga didukung penuh oleh pemerintah,” kata Susy.

“Thailand juga memiliki banyak klub yang membina tunggal putri. Prestasi Ratchanok di tingkat dunia memberi aura positif bagi atlet muda sehingga mereka tidak kehabisan stok pemain,” ucap Susy.

Susy menjelaskan hal yang membedakan antara tunggal putri Indonesia dan Thailand adalah motivasinya.

“Penanganan Thailand lebih banyak menghasilkan pemain dengan karakter permainan yang bagus, sedangkan Indonesia memiliki karakter alami,” ucap Susy.

PP PBSI sudah merekrut Minarti Timur sebagai asisten pelatih tunggal putri utama untuk jangka waktu dua tahun ke depan. Jeffer Rosobin menjadi pelatih kepala tunggal putri pratama dan Herli Djaenudin sebagai asisten. Adapun pelatih kepala tunggal putri baru akan diumumkan pada Februari mendatang. (imm/jur)

 

 

 

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan