SEMINAR : Dekan FEB Unisma Nur Diana SE MSi membuka seminar yang menghadirkan nara sumber Profesor dari Thailand. (ft/dok unisma)

MALANG | duta.co -Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Islam Malang (Unisma) menyelenggarakan  International Guest Lecture dengan Tema  Good Public  Governance for Sustainability  Development Goals ( SDGs) dengan Narasumber Prof. Samrit Yossomsakdi, PhD dari Bhurapa University Thailand.

Acara dibuka Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISMA Nur Diana SE, MSi menyatakan Sustainability Development Goals sebagai pengganti Millenium  Develompment Goals ( MDGs) memiliki  8 prinsip tata kelola yang baik menurut PBB, yaitu partisipasi, supremasi hukum, adil dan inklusif, efektif dan efisien, responsif, transparansi, berorientasi konsensus, akuntabel, transparansi.

“Prinsip pelaksanaan SDGs adalah universal, integration dan no left behin., Indonesia sendiri telah meratifikasi SDGs melalui Perpres no.59/2017 tentang pelaksanaan pencapaian tujuan berkelanjutan,” jelasnya.

Sebagai negara anggota PBB wajib dilaksanakan oleh pemerintah dimana  pencapaiannya SDGs ditarget tahun 2030.Perlu disadari bahwa Praktik pemerintahan publik yang baik tidak hanya perlu dilihat dari perspektif pengawasan pemerintah dalam kaitannya dengan implementasi pembangunan berkelanjutan.

“Perlu dilihat dari perspektif menyeluruh dan  bagaimana lembaga dan entitas lokal dan sub-nasional memainkan peran dalam urusan publik sehari-hari. Sayangnya masih banyak yang melupakan tata kelola yang baik saat menuju tujuan bersama ini,” ujarnya.

Dekan FEB UNISMA berharap mahasiswa banyak mendapatkan wawasan tentang bagaimana negara di dunia sebagai anggota PPB menerapkan tata kelola yang baik guna mencapai SDGs melalaui apa yang dipaparkan oleh Prof Samrit Yossomsakdi PhD dimana  banyak mengulas bagaimana tata pemerintahan yang baik berkontribusi pada pertumbuhan sektor swasta dan kemudian negara.

“Disamping itu perlunya praktik pemerintahan yang baik bahkan di dalam masyarakat sipil dan aktor pembangunan lainnya. Dalam hal ini tata kelola yang baik di setiap tingkat akan sangat penting bagi keberhasilan Agenda tercapainya  Sustainability Development Goals (SDGs)  2030,” tegasnya.

Prof samrit banyak mengungkapkan public governance yg diterapkan di thailand.Dimana dalam paparannya banyak mengulas ada 3 perbedaan utama  organisasi sektor publik di thailand yaitu governmental office, public enterprices dan organisasi publik.

“Organisasi sektor Publik  di thailand telah mengalami reformasi secara sukses. Pada awal periode, reformasi public sektor di thailand menekankan pada penguatan manajemen layanan publik dengan prioritas pada pengendalian organisasi dan rekruitmen staf,” ujarnya.

Acara yang dihadiri sekitar 500 mahasiswa ini peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa pascasarjana, mahasiswa S1, maupun akademisi. Peserta sangat antusias dalam menyimak serta menanggapi.  Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan kepada pemateri (dah/Humas FEB Unisma)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.