Faridah Umamah, S. Kep. Ns. M. Kep – Dosen Keperawatan Bidang ilmu Keperawatan Gerontik

LANSIA (lanjut usia) merupakan usia yang rentan terhadap masalah penyakit. Tidak hanya psikis tapi juga fisik.

Ketika seseorang berusia lanjut, tahan tubuh mulai menurun dan organ-organ mulai tidak bisa bekerja maksimal.

Masa tua jika tidak dijaga dapat mengakibatkan ancaman nyawa, segala upaya memang harus dirubah, salah satunya adalah pola gaya hidup yang sehat.

Makanan yang pada saat muda dapat menikmati daging, namun pada saat tua mengkonsumsi daging sama dengan memupuk racun.

Berikut adalah Tips yang meupakan solusi untuk lansia agar tetap sehat dan dapat beraktivitas seperti biasa.

Tingkatkan kemampuan otak. Kemampuan otak dalam berpikir dan mengingat akan berkurang seiring berjalannya waktu.

Jika ingin memiliki otak yang prima, coba belajarlah sesuatu yang baru untuk Anda, mengerjakan teka-teki silang, atau membaca koran dan majalah

Olahraga Ringan. Olahraga sangat baik untuk menghindari nyeri sendi akibat rematik.

Olahraga yang disarankan untuk orang lansia antara lain berjalan kaki, yoga, berenang,dan olahraga ringan yang dilakukan rutin.

Pola makan yang baik.  Gaya hidup sehat yang paling utama bagi lansia adalah pola makan, makanan yang boleh dikonsumsi yang disarankan adalah sayuran, gandum, buah-buahan yang tidak memicu asam lambung seperti jeruk manis, dan pepaya.

Hindari juga segala makanan yang mengandung telur karena dapat menyebabkan kolesterol tinggi.

Hindari Mengkonsumsi Makanan Berlemak. Sedikit saja makanan berlemak yang masuk pada tubuh lansia mengakibatkan gejala yang serius seperti kolesterol naik, pusing, resiko jantung dan mual.

Gejala pun dampaknya bisa langsung terjadi pada saat memakan ataupun setelah makan.

Minumlah Susu Pencegah Osteoporosis (Tulang Kropos). Banyak produk yang menawarkan susu untuk mencegah osteoporosis, namun hal yang penting diperhatikan adalah tidak semua produk susu cocok untuk anda. Lantas bagaimana cara memilih produk yang cocok?

Anda dapat meminta saran kepada dokter konsultan gizi, karena dokter gizi akan melakukan pengecekan mulai dari riwayat penyakit anda hingga kesehatan lainnya yang dapat menentukan susu apakah yang cocok bagi anda.

Berhenti Merokok Pada Usia Tua. Meski anda menerapkan gaya hidup sehat pada lansia, tetapi kebiasaan merokok tetap anda jalankan, akan membuat usaha anda sia-sia.

Merokok pada lansia dapat memiliki resiko lebih besar, karena daya tahan paru-paru dan jantung sudah mulai lemah. Berbeda dengan pada saat muda, jantung dapat memompa darah lebih cepat dan lancar dalam mengeluarkan toksin (racun) dalam tubuh.

Hindari Stres. Stress pada usia tua cukup ampuh merenggangkan nyawa, bagaimana tidak? Lonjakan tekanan darah tinggi pada umumnya diakibatkan stress.

Berikut ini tips menghindari stress pada lansia :

Meditasi. Merupakan cara ampuh mengontrol stress dengan di dampingi oleh tenaga professional.

Semisal anda tidak mempunyai cukup biaya lebih, ajaklah lansia ketempat yang sejuk dan tenang seperti di pegunungan, hal ini cukup ampuh dalam menyegarkan pikiran yang didampingi oleh udara yang segar dan tidak bising.

Ajaklah Tertawa. Bagi kaum muda tertawa sudah kerap umum yang memberikan manfaat awet muda dan terhindar dari stress, hal ini berlaku pada usia tua

Jalan Pagi Hari. Mungkin ini dianggap sebagai hal biasa bagi yang tidak mengetahuinya, kebanyakan penduduk di area pegunungan selalu memanfaatkan jalan pagi hari pada pukul 5.30 hingga 7.00 untuk menyegarkan pikiran.

Hindarkan Diri Dari Masalah. 80% stress diakibatkan masalah yang tidak kunjung selesai, sesegera mungkin selesaikan pada usia muda hingga tua nanti anda memupuk masalah seperti hutang yang belum terbayarkan.

Jika anda memiliki masalah sesegera mungkin mintalah bantuan kekerabat anda ataupun saudara anda.

Hindarkan Diri dari Keletihan. Letih sangat memicu sekali amarah yang berujung pada stress, maka dari itulah dokter tidak menyarankan untuk bekerja keras.

Hindarkan Teriakan- Teriakan Yang Berlebihan. Meski ini bukan penyebab paling umum, seseorang lansia juga menyebabkan jantung bedebar dan memicu sakit yang berujung pada amarah.

Perbanyak Minum Air. Meski sudah tua, otak tetap membutuhkan air, dan air tersebut digunakan untuk melancarkan peredaran darah pada otak yang berguna sekali

Check up rutin. General check up dilakukan secara rutin terutama jika Anda memasuki usia 40 tahun ke atas.

Periksa darah untuk mengetahui kadar Hemoglobin (Hb), leukosit, trombosit, kolesterol, lemak dan gliserol, gula darah dan melakukan pemeriksaan tekanan darah.

Hal ini dilakukan karena timbulnya penyakit tidak muncul secara tiba-tiba. *

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.