PEDULI : Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana bersama siswa SLB Bhakti Pemuda NU (istimewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Jangan pernah berusaha menemui atau menghubungi AKBP Miko Indrayana S.I.K saat dimulainya waktu salat wajib atau bertanya dimanakah sosok Kapolres Kediri Kota asal Semarang Jawa Tengah menjalankan ibadah Salat Subuh. Karena selain salat bergilir di sejumlah masjid atau musala, ternyata merupakan cara AKBP Miko untuk mendapatkan informasi langsung atau menjalin silahturahim dengan warga Kediri.

Mengisi waktu kegiatan Ramadhan di tengah wabah pandemi Covid-19, jsutru menjadikan momen untuk bertemu dengan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat. Berdiskusi dan berkomunikasi adalah ciri khasnya diberlakukan terhadap siapapun tidak hanya kepada anggotanya. “Pak Miko adalah sosok yang terbuka dan apapun keputusan diambil selalu melalui diskusi atau bermusyawarah,” terang Ketua PCNU Kota Kediri, KH. Abu Bakar Abdul Jalil saat dikonfirmasi Jumat (22/05) malam.

Termasuk saat berkeinginan bersilhturahim kepada sejumlah ulama sepuh di pondok pesantren, AKBP Miko pun menerima saran disampaikan Gus Ab, sapaan akrab Ketua PCNU. 100 Kitab Al – Qur’an secara khusus dibelinya dari Percetakan Menara Kudus, berada di bawah asuhan Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an, Jl. KH Moh. Arwani Lingkungan Pejaten Desa Kajeksan Kecamatan Kota Kudus Jawa Tengah. “Tadi bapak kapolres selesai sowan Kyai Kafabihi menyampaikan bantuan kitab tersebut, menginggat beliau pengasuh Ponpes Lirboyo khusus membidangi hafal Quran,” terang Gus Ab.

Gus Ab : Matur Nuwun Pak Kapolres Kediri Kota

PEDULI : Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana bersama KH. Abu Bakar Abdul Jalil (istimewa/duta.co)

Bukan hanya Ponpes Lirboyo, Ponpes Maunasari dan Ponpes Salafiyah pun juga akan diberikan bantuan kitab yang memang dicetak khusus bagi santri ingin belajar membaca disertai petunjuk intonasinya. “Dulu para santri yang hafal Quran, mencari ilmunya di Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an ini, seperti Mbah Nyai Sholeh, Mbah Nyai Kafabihi dan Mbah Nyai Idris,” tuturnya.

Acara silahturahim pun berlanjut, mengunjungi SLB Bhakti Pemuda Nahdlatul Ulama merupakan lembaga pendidikan khusus milik PCNU Kota Kediri. “Alhmadullilah tadi bapak Kapolres berkenan memberikan santunan dan bantuan sembako kepada dewan guru dan 50 siswa SLB. Kami pribadi menyampaikan terima kasih atas kepedulian Bapak Kapolres atas keberadaan pondok pesantren dan SLB merupakan bagian dari NU,” terang Gus Ab.

Sejumlah siswa SLB pun terlihat gembira saat dikunjungi rombongan Kapolres Kediri Kota. Usai memberikan santuan, anak – anak terlihat senang saat diajak foto bersama. Para dewan guru juga tidak menyangka bahwa Kapolres Kediri Kota, tanpa pemberitahuan sebelumnya datang ke sekolah berada di Kelurahan Tamanan Kecamatan Mojoroto ini. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry