IKRAR : Atraksi ditunjukkan para pendekar Pagar Nusa dalam Apel Kesetiaan NKRI dan NU di Halaman Gedung Serba Guna NU Kabupaten Kediri (Nanang .P Basuki/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Tidak seperti tahun sebelumnya, peringatan HUT RI ke – 75 digelar PCNU Kabupaten Kediri kali ini menerapkan protokol kesehatan dikarenakan masa pandemi Covid-19. Sejumlah peserta yang hadiri dari 59 organisasi terdiri banom, lembaga dan MWC memang sengaja dibatasi, Minggu (02/08), bertempat di Gedung Serba Guna NU Jl. Raya Gurah Kabupaten Kediri.

Meski masa pandemi namun tidak menghalangi niatan Jamaah NU di Kabupaten Kediri untuk merayakah hari kemerdekaan. Sedikitnya 1.000 orang hadir dengan memakai atribut dari masing – masing organisasi yang diikutinya. Yang menjadikan acara ini sangat sakral, dijelaskan KH. Muhammad Makmun adalah pembacaan Ikrar Kesetiaan Kepada NKRI dan NU.

“Inilah cara kami merayakan hari kemerdekaan, bahwa Nahdlatul Ulama siap mensukseskan program pemerintah dengan turut berpartisipasi mengisi kemerdekaan. Kami selaku PCNU mengucapkan terima kasih, karena dalam masa pandemi tidak seperti biasanya menggerahkan seluruh kekuatan sebanyak – banyaknya. Kami juga minta maaf tidak semua hadirin diperkenankan masuk karena harus mengacu protokol kesehatan,” terang Gus Makmun, sapaan akrab Ketua PCNU.

Pesan Gus Makmun Jaga Akhlakul Karimah

IKRAR : Dukungan diberikan para perwakilan pengurus PC Fatayat NU Kabupaten Kediri (Nanang .P Basuki/duta.co)

Berikut Ikrar Kesetiaan NKRI dan Nahdlatul Ulama dibaca bersama – sama kemudian masing – masing perwakilan organisasi membubuhkan tanda tangan sebagai bukti nderek dawuh kyai dan siap membela negara ini.

  1. Senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang -Undang Dasar 1945.
  2. Menegakkan serta mengamalkan ajaran syariat Agama Islam ala Ahlussunnah Waljamaah.
  3. Menjaga martabat dan marwah Jam’iyyah Nahdlatul Ulama dengan tidak menjual nama organisasi untuk kepentingan pribadi atau kelompok.
  4. Mengikuti perintah organisasi dan dawuh-dawuh kyai Nahdlatul Ulama
  5. Mempertahankan nama baik organisasi dari segala gerakan yang dapat merusak tatanan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama.
  6. Dengan segenap jiwa dan raga serta keihlasan hati akan selalu menjaga ikrar kesetian NKRI dan Nahdlatul Ulama.

Selesai acara, Gus Makmun kemudian menyaksikan atraksi massal ratusan Pendekar Pagar Nusa dan mendapatkan bunga dari perwakilan PC Fatayat NU Kabupaten Kediri. “Bahwa ini kebersamaan dan kekompakan kita dalam menghadapi beragam masalah. Dimana semua organisasi sepakat satu komando dengan PCNU. Bahwa semua orang kita berikan kesempatan memberikan kontribusi dalam membawa harkat dan martabat NU,” ungkapnya.

Menyinggung terkait kader NU? Ketua PCNU mengaku bangga bila ada kader NU yang mampu berprestasi namun mengikuti aturan. “Kami justru merasa bangga bila ada kader NU yang mampu berkontribusi dengan cara yang benar, karena kami ini menjunjung tinggi Akhlakul Karimah atau dalam istilah Jawa adalah unggah – ungguh. Sehingga kita akan selalu mendukung asalkan dengan cara yang baik dan benar,” jelas Gus Makmun, yang juga menjabat Ketua Yayasan Ponpes Al – Falah Desa Ploso Kecamatan Mojo. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry