Hesti Candra Sari selaku Manager Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur saat berbicara di depan media di acara Capacity Building di Yogyakarta, Jumat (10/6/2022). DUTA/ist

YOGYAKARTA | duta.co – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur (BI Jatim) turut serta mendukung program unggulan Provinsi Jawa Timur, One Pesantren One Product (OPOP). Karena ini merupakan salah satu dari sembilan program unggulan BI dalam pengembangan ekonomi syariah.

Sinergi BI Jatim dengan OPOP ini dalam berbagai macam kegiatan. Hesti Candra Sari selaku Manager Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur mengatakan kegiatan ini dengan perluasan sertifikasi halal.

“Sertifikasi halal ini penting untuk memberikan keyakinan produk pada konsumen, apalagi produk itu berasal dari pesantren,” kata Hesti dalam acara Capacity Building Bank Indonesia bersama Media di Yogyakarta, Jumat (10/6/2022).

Tahun lalu, ada 250 produk pesantren yang ditarget mendapatkan sertifikasi halal secara gratis. Sertifikasi halal bagi produk pesantren ini dilakukan lembaga independen Bahrul Maghrifoh.

“Selain itu kami juga melakukan kurasi terhadap produk pesantren. Ada 550 produk yang sudah kami kurasi karena biasanya satu pesantren itu memiliki 10 sampai 15 produk unggulan,” ujarnya.

Juga, BI menggelar program Juleha (juru sembelih halal) baik yang ada di pesantren maupun di lembaga lain. “Ini juga penting mengingat masyarakat Jawa Timur lebih banyak yang beragama Islam, sehingga jaminan halal itu sangat penting,” tukasnya.

Bank Indonesia juga memberikan pelatihan pengawas syariah bagi warga pesantren. Apalagi, pesantren memiliki dua usaha penting dalam bidang keuangan yakni baitul maal wattamil (BMT) dan koperasi.

“Bank Indonesia memberikan fasilitas pelatihan sertifikasi bagi dewan pengawas koperasi dan BMT. Sertifikasi itu bagi para Gus-Gus dan Nyai-Nyai yang ada di pondok pesantren,” tandasnya. ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry