SURABAYA | duta.co – Bukan untuk diimani. Cukup menjadi hiburan di tahun politik yang penuh ‘cebong dan kampret’. Adalah Endang Tarot melalui akun ‘Horoscope Endang Tarot’, Senin (21/1/2019) merilis hasil ‘analisa’ kartunya. Hari ini, Rabu (23/1/2019) videonya viral di Medsos.

“Asaalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh! Haloo ketemu lagi dengan saya ‘Horoscope Endang Tarot’. Saya mencoba memenuhi banyaknya permintaan tentang prediksi siapa pemenang pilpres 2019,” katanya memulai acara.

Ada juga yang bertanya: Mbak tahun 2014 Mbak Endang melakukan ndak? Ya, saya tampil di Trans7, nama acaranya gosip politik. Waktu itu yang  saya prediksi pemenang (Pilpres 2014) adalah Jokowi,” jelasnya.

Dan sekarang, tambah Endang, saya akan coba melihat siapa yang akan jadi pemenang dalam Pilpres 2019. “Nah tidak boleh kenceng-kenceng. Sebetulnya saya males, karena ini pasti terjadi kenceng-kencengan. Jangan sampai gontok-gontokan. Kita semua bersaudara, kalau ada yang kenceng, ada yang keras, apalagi ada yang kasar komentnya, akan saya delete,” tegasnya.

“Janji ya? Oke saya akan mulai, saya akan coba semoga mendapatkan yang terbaik untuk negeri ini,” ujarnya.

Endang kemudian mengambil Kartu Tarotnya. Lalu mengocoknya. “Kartu Tarot mulai kita bagi, dari posisi saya, ini untuk Jokowi, ini untuk Prabowo. Masing-masing ada tiga kartu.”

“Yang pertama untuk Jokowi, lalu Prabowo, lalu Jokowi, lalu Prabowo, dan satu lagi Jokowi dan ini Prabowo,” begitu Endang membagi dengan tanpa pandang bulu.

Ia lalu membuka kartunya. “Yang pertama. Mari kita lihat. Nah, kartu pertama Prabowo bergambar ‘Raja Koin’. Kartu pertama Jokowi 4 koin. Dari kartu ini, skor tertinggi adalah Prabowo yang berpasangan dengan Sandiaga Uno.”

Dia Raja Koin, adalah seorang yang sedang dielu-elukan, yang dinanti-nenti yang memiliki potensi, atau mungkin dinamakan sedang naik daun.

Dan ini (untuk Jokowi) adalah gambar 4 Koin, yang sebetulnya bisa ditingkatkan lagi. Koin yang membatasi pada diri dan, ini seharusnya bisa ditingkatkan. Jadi tidak boleh cukup puas dengan apa yang sudah dihasilkan. Harus lebih besar lagi upayanya, kerja kerasnya.

(Sementara) Raja Koin (Prabowo) memang bisa dikatakan orang yang sedang dicari, dibutuhkan. Raja Koin.

Kartu kedua. Jokowi kartunya empat pedang, Prabowo dua tongkat. Pedang adalah elemen angin dengan pikiran, mungkin banyak hal yang memperngaruhi pikirannya, sehingga harus segera direcovere, mungkin banyak hal terkait sesuatu yang diucapkan waktu lalu, yang sudah disampaikan, bisa bentuk janji yang harus direaliasai, dan ini butuh waktu untuk membuktikan, sehingga apa yang dijanjikan, dikatakan tidak melukai batin. Tidak meninggalkan kekecewaaan. Jadi ini adalah proses recovere untuk menyakinkan kembali bahwa apa yang dikatakan tidak terulang lagi.

Dua tongkat (Kartu Prabowo) adalah hati dan semangat. Satu tongkat di atas bumi sebagai amanah dan satu tongkat di balakang. Ada orang yang mengaitkan dengan masalah lalunya. Tetapi dia harus punya target untuk menjadi lebih baik. Ini tidak boleh menengok ke belakang.

Capek! Ingin Lari dari Rutinitas

Kartu ketiga. Jokowi dengan Tujuh Pedang, Prabowo Ksatria Piala. Tujuh pedang elemen angin terkait dengan pikiran. Kalau dilihat di sini ada rasa cepek, rasa lelah, terlalu banyak beban, rasanya ingin pergi meninggalkan apa yang seharusnya diselesaikan. Apa yang harusnya dituntaskan. Lima pedang di bawah, dua pedang masih tertinggal.

“Masih ada rasa keinginan tetapi ada rasa lelah, rasa capek, sehingga tidak ingin terulang lagi beban-beban yang mungkin melebihi apa yang dibayangkan. Didominasi pikiran. Situasi dan konsisi yang cukup membuat tertekan.”

“Ada sesuatu yang harus dilepaskan. Ada keterpaksaan, mungkin kondisinya sudah tidak mungkin dipaksakan, karena ada hal-hal yang memberatkan pikiran. Dari kartu ini tampak ingin lari dari rutinitas, dari beban-beban yang menyiksa.”

“Jadi gambarnya 7 pedang 5 pedang dibawa kabur, 2 pedang masih menancap, seperti orang membawa pampasan perang. Bawa kabur. Jadi kalau diistilahkan udah capek, udah gak sanggup, sepertinya terlalu dipaksakan. Ini gambarannya, gambaran kartu jangan emosi,” tegasnya.

Prabowo kartunya Ksatria Piala. Ada keinginan, ada tekad, ada niat untuk menjemput, sesuatu yang menjadi amanah. Ada di sini piala emas yang bercahaya, menggambarkan seorang pangeran menerima kesempatan, peluang yang diamanahkan.

“Disebutkan bahwa dia mampu dengan niat berih, proses menuju kehidupan yang lebih baik, sesuai dengan apa yang diikrarkan, apa yang menjadi sumpahnya. Siap menjelaskan sesuatu yang menjadi kesempatan emas, peluang besar, tujuan besar. Di sini ada gambar seperti gunung, berwarna keemasan, di atasnya kerajaan, berjalan menuju istana. Kesatria yang siap menjemput peluang hadir ke Istana.”

“Jadi setelah saya bacakan tadi, ini kartu 01 Jokowi Ma’ruf Amin, ini 02 Prabowo Subianto Sandiaga Uno, maka, dari kartunya pemenangnya adalah Prabowo Subinato-Sandiaga Uno,” jelas Endang. Waallahu’alam. (net)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.