Caption : Foto bersama usai peresmian pabrik. (Heru/duta.co) 

SITUBONDO | duta. co – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat peresmian Pabrik Skincare Go Kana Factory di Desa Sliwung, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Sabtu (12/7/25), mengatakan, bahwa, investasi pabrik ini akan menjadi salah satu punggung perekonomian daerah.

Lebih lanjut, Mas Rio—panggilan akrab Bupati Situbondo—menjelaskan, investasi pabrik ini akan memberikan peluang bagi masyarakat setempat sebagai karyawan dan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ini yang disebut industrialisasi, pasti menyerap tenaga kerja. Kita dukung investasi karena itu cara paling cepat dan ampuh untuk mengurangi angka kemiskinan, karena ada perputaran uang di sini,” tegas Bupati Situbondo.

Bukan hanya itu yang disampaikan Mas Rio, namun mantan Direktur PRC ini menegaskan bahwa, Pemkab Situbondo mempersilahkan siapa saja yang akan menanamkan modalnya di Kabupaten Situbondo.

“Bagi siapa saja yang akan berinvestasi, Pemkab Situbondo siap memberikan pelayanan terbaik, dari pembelian lahan hingga pembuatan perijinan akan dipermudah. Para calon investor tinggal duduk manis saja,” kata Mas Rio.

Sementara itu, peresmian pabrik dipimpin oleh Andreas Lucio Ivanno, COO IDE EXPERIENCE yang juga Penanggung Jawab acara GO Pabrik mengatakan, kehadiran pabrik di Situbondo bertujuan untuk membuka jalan bagi tumbuhnya industri-industri lain di daerah Kabupaten Situbondo.

“Tujuan owner mendirikan pabrik di sini salah satunya untuk membuka potensi industri lainnya. Go Kana Factory 2 saat ini memiliki kapasitas produksi hingga 200 liter per hari,” kata Andreas.

Penyerapan tenaga kerja, sambung, Andreas, sudah mencapai 100 orang dan ditargetkan bisa mencapai 150 orang dalam waktu dekat. “Sebanyak 98 persen karyawan merupakan warga lokal Situbondo. Hanya ahli-ahli teknis tertentu yang kami rekrut dari luar, selebihnya semua warga Situbondo,” ujarnya.

Dalam upaya pengembangan SDM lokal, kata Andreas, pihaknya akan menjalin kerja sama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) serta sejumlah SMK di Situbondo.

“Program pembinaan diarahkan pada pelatihan e-commerce dan live streaming guna mendukung pemasaran digital produk-produk pabrik,” kata Andreas.

Andreas juga memastikan bahwa pabrik beroperasi secara legal dengan izin lengkap serta memproduksi barang yang sudah bersertifikat BPOM dan Halal.

Sekadar informasi, turut hadir dalam acara peresmian pabrik tersebut sejumlah tokoh nasional dan daerah, antara lain Ketua Umum ACMI Donny Wahyudi, Helmy Yahya, Laksamana Pertama TNI Dr. Dwi Hartono, Marsma TNI Sigit Hardjanto, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Situbondo. (*)

Pewarta: Heru Hartanto

Editor: Nizham Alkafy

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry