Menag Lukman Hakim memberi arahan dan membuka Mudzakarah Zakat Nasional 2018. (Foto: Sugito/kmg)

JAKARTA| duta.co — Suara miring terhadap pemerintah, terkait rencana kebijakan penghimpunan zakat ASN tak kunjung hilang. Bahkan banyak yang menggiring opini public bahwa, dana tersebut akan digunakan pemerintah untuk tujuan polititis, politik 2018 dan 2019

Untuk itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin merasa perlu menyatakan, bahwa, pemerintah tidak akan menggunakan satu rupiah pun dana zakat, apalagi untuk tujuan politis.

Hal itu ditegaskan Menag Lukman saat memberikan sambutan pada Mudzakarah Zakat Nasional 2018 yang digelar Ditjen Bimas Islam Kemenag bekerja sama dengan Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, sebagaimana dilansir kemenag.go.id Sabtu (10/3/2018).

Menurut Menag, ada satu hal yang menjadi isu krusial dan mengapung ke permukaan bahwa rencana kebijakan penghimpunan zakat ASN karena dananya akan digunakan pemerintah untuk tujuan polititis dalam menyambut  tahun politik 2018 dan 2019.

“Saya ingin klarifikasi, ini sama sekali tidak benar. Pemerintah sama sekali tidak akan menggunakan satu rupiah pun dana zakat tersebut.  Karena pentasarupan seluruh penghimpunan dana zakat akan disampaikan kepada Baznas dan LAZ (Lembaga Amil Zakat) yang ada. Dua institusi inilah yang akan mendistribusikan penghimpuanan dana zakat,” kata Menag.

Masih menurut Menag, pemerintah sama sekali tidak dalam poisisi melakukan itu. Jadi kekhawatiran dana zakat akan dimanfaatkan untuk tujuan politis, tidak benar. Mudah-mudahan niat baik kita dapat diimplementasikan agar kehidupan umat lebih baik dari waktu ke waktu, sambung Menag.

Ia menambahkan, Kemenag melalui Ditjen Bimas Islam sangat menunggu rumusan yang akan dihasilkan dalam Mudzakarah Zakat Nasional 2018. Menag berharap rumusan tersebut dapat dikukuhkan dalam forum Ijtimak Komisi Fatwa Ulama yang akan digelar di NTB dalam waktu dekat sehinga tidak ada kesimpangsiuran di kalangan umat.

Mudzakarah Zakat Nasional 2018 yang akan digelar selama dua hari ini dihadiri peserta yang berasal dari berbagai ormas Islam, Baznas, LAZ, alim ulama dan tokoh agama, MUI, dan jajaran Ditjen Bimas Islam.

Tampak hadir dalam pembukaan Mudzakarah Zakat Nasional 2018 ini,  Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin Abdul Fattah, Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin, Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Kemenag Janedjri, Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Mastuki, dan Sesmen Khoirul Huda. (kmg)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.