SURABAYA | duta.co – Setelah mengunjungi sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) di jalan Urip Sumoharjo Surabaya, Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno bersama rombongan kecil menyempatkan diri berziarah ke makam dan masjid Sunan Ampel Surabaya, Selasa (1/1/2019) sore.

Sesampai di kawasan wisata religi Sunan Ampel, rombongan Sandiaga Uno disambut dan dikawal langsung takmir Masjid Sunan Ampel untuk berziarah di pusara Raden Rahmatullah Sunan Ampel yang berada tepat di sebelah barat Masjid Ampel.

Setelah berziarah dan berdzikir, Sandiaga kepada sejumlah awak media mengaku berterima kasih karena diantar langsung pengurus takmir masjid Sunan Ampel berziarah ke makam Sunan Ampel Surabaya.

“Saya juga mendapat informasi bahwa tidak kurang sekitar 7 ribu orang perhari dari berbagai daerah yang berziarah ke makam Sunan Ampel,” ujar Sandi.

Bahkan, kata pasangan Capres Prabowo Subianto ini, perekonomian warga di sekitar makam Sunan Ampel Surabaya juga menjadi hidup karena mereka bisa berjualan berbagai macam oleh-oleh (buah tangan) dan kebutuhan yang diinginkan para peziarah.

“Bukan hanya saat beliau masih hidup, tapi sesudah beliau wafat dan sesudah 14 generasi, masih terus mendatangkan berkah dan bisa menghidupi ribuan orang di sekitar sini. Inilah betul-betul esensi Islam Rahmatan Lil Alamin,” ungkap Sandi.

Mempersatukan Lalu Bangun Kemandirian

Sunan Ampel, lanjut Sandi benar-benar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan semesta alam, “Makanya kita harus terus bisa meneladani orang-orang yang sholeh dan semoga kehadiran kita disini diberikan berkah oleh Allah SWT,” harapnya.

Yang juga harus diteladani dari Walisongo, kata Sandi adalah bagaimana mereka menyebarkan agama Islam dengan begitu arif dan juga ada kebijaksanaan mempersatukan semua serta memberikan dengan pendekatan ekonomi ummat dibangun sehingga ada kemandirian.

“Begitu ada kemandirian, Alhamdulillah kita bisa menjadi tuan ruah di negeri sendiri dan bisa mengangkat peluang-peluang bagi anak-anak bangsa untuk menjadi sejahtera, itu yang menjadi esensi dari nilai-nilai luhur yang kita inginkan agar Indonesia bisa adil makmur baldatun thayyibatun warabbun ghofur,” pungkas mantan Wagub DKI Jakarta ini. (ud)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.