Suasana saat Tim KK 26 NU sowan ke Mbah Maemun Zubair. (FT/A Rozaq)

SURABAYA | duta – Tim inti Komite Khitthah 26 NU (KK-26 NU) yang digagas dzuriyah muassis (anak cucu pendiri) Nahdlatul Ulama dan para kiai lainnya, Kamis (3/1/2019) sowan ke KH Maemun Zubair, pengasuh PP Al-Anwar, Sarang, Jawa Tengah.

“Kamis sekitar pukul 07.00 Wib kami sowan beliau. Alhamdulillah beliau sehat wal-afiat dan kami mendapat banyak barokah doa dari beliau. Sepengetahuan kami, inilah doa terpanjang yang beliau panjatkan, agar Komite Khitthah sukses mengawal Khitthah 26 NU yang akhir-akhir ini terabaikan,” demikian disampaikan H Agus Solachul A’am Wahib, ketua panitia halaqah KK kepada duta.co, Jumat (4/1/2019).

Tim KK yang terdiri dari Gus A’am Wahib bersama KH Suyuti Thoha, Prof Dr Rohmat Wahab, Gus Abdul Rozak, didampingi shohibul bait Gus Ahfas Hamid Baidlowi, Gus Ishaq Masykuri ini, mendapat banyak wejangan dari Mbah Maemun agar tidak mudah ‘patah’ dalam upaya menegakkan Khitthah NU.

Bahkan, lanjut Gus A’am Wahib, Mbah Maemun kerso rawuh dalam halaqah ke-4 yang diagendakan berlangsung di PP Al Wahdah, Lasem, Rembang, 17 Januari nanti. Mbah Maemun juga akan memberikan taushiyah terkait perjuangan NU.

“Kami semua plong, bertambah semangat setelah mendengar wejangan sekaligus kesediaan beliau hadir di halaqah ke-4 nanti,” tegas Gus A’am Wahib.

Masih menurut Gus A’am, Tim KK juga sempat menyampaikan hasil halaqah dan ikhtiar yang akan dilakukan setelah menyaksikan dugaan pelanggaran khitthah oleh PBNU yang begitu masif.

“Atas hal ini, Mbah Maemun minta agar ikhtiar itu disampaikan secara baik-baik. Minta kepada PBNU agar bersungguh-sungguh mengamalkan khitthah NU, karena ini keputusan organisasi, keputusan para masyayikh yang diputuskan dalam muktamar dan harus dijunjung tinggi,” tambah Gus A’am.

Doa dan restu Mbah Maemun ini, terangnya, menjadi motivasi tersendiri bagi KK-26 NU. “Beliau berdoa agar upaya KK-26 NU ini sukses dalam memperjuangkan tegaknya Khitthah NU,” jelasnya. (mky)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.