SURABAYA | duta.co – Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengaku turut prihatin atas insiden meninggalnya sejumlah warga ketika menyaksikan Drama Kolosal Surabaya membara, Jumat 9 November 2018 malam.

“Saya turut berbelasungkawa. Kegiatan ini sudah sering digelar. Tiap tahun tidak pernah ada musibah, tapi kenapa tahun ini harus ada korban jiwa,” kata Gus Ipul pada wartawan dengan nada serius.

Gus Ipul menilai ada kelalaian dari panitia sehingga ribuan massa yang membludak tidak diantisipasi dengan baik. Karenanya, Gus Ipul minta aparat kepolisian bisa mencari penanggung jawab lapangan acara termasuk juga mengusut tuntas insiden ini sehingga ke depan kegiatan tahunan seperti ini tidak lagi merenggut korban jiwa.

“Ini acara siapa? Prinsipnya saya minta polisi segera mengusut tuntas. Panitia lapangan harus bertanggung jawab,” pinta Gus Ipul.

Sekadar diketahui, drama kolosal yang digelar di area Tugu Pahlawan, Jumat malam 9 November 2018 memakan korban jiwa. Ribuan warga yang menyaksikan harus berdesak-desakan sampai rela naik ke Viaduk atau jembatan jalan kereta api.

Naas di saat yang sama ada kereta lewat sehingga belasan orang terjatuh dari atas Viaduk. Tak hanya itu, seorang warga juga meninggal karena terlindas kereta api. Akibat kejadian ini, tiga orang meninggal dan 11 mengalami luka. Salah satu korban meninggal adalah Erikawati (9), seorang siswi SD dari Kalimas Barat 61, Surabaya.(ud)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.