Wakil Rektor IV Unair, Junaidi Khotib saat menjelaskan tentang pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) yang akan digelar Universitas Airlangga (Unair) hari ini, Sabtu (13/4). DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Hari ini, Sabtu (13/4) pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) akan dimulai. Bagi para peserta diharapkan memenuhi tata tertib UTBK jika tidak ingin gugur.

Syarat yang harus dipenuhi peserta adalah dengan membawa kartu peserta yang bisa dicetak secara online saat mendaftar.

Selain itu, peserta yang lulus pada 2017 dan 2018 harus membawa foto kopi ijazah yang sudah dilegalisir. Sementara bagi peserta yang baru akan lulus pada 2019 ini harus membawa surat keterangan dari sekolah di mana dia bersekolah.

“Jika peserta lupa membawa ijazah atau surat keterangan dari sekolah itu, boleh mengikuti ujian, tapi kami akan ekstra melakukan pengawasan terhadap yang bersangkutan,” ujar Wakil Rektor IV Universitas Airlangga, Junaidi Khotib, Jumat (12/4).

Diakui Junaidi, Unair tetap harus mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Terutama munculnya joki untuk membantu peserta lain dalam mengerjakan soal UTBK itu.

“Peserta sebenarnya harus percaya diri untuk mengerjakan soal-soal itu. Dengan rasa percaya diri itu peserta akan jujur dalam mengikuti UTBK ini,” tukas Junaidi.

Untuk bisa percaya diri itu, peserta harus menyiapkan mental dengan baik. Persiapan mental itu salah satu adalah dengan tidak datang terlambat ke lokassi ujian.

Peserta diharapkan hadir 30 menit di lokasi ujian. “Kalau pintu ruangan dibuka pukul 07.30 maka peserta harus hadir pukul 07.00 WIB. Kalau terlambat, mental bisa down dan tidak percaya diri mengerjakan soal,” jelas Junaidi.

UTBK yang akan digunakan bagi siswa lulusan SMA sederajad untuk mendaftar ke jurusan di  perguruan tinggi negeri (PTN) itu digelar dalam dua bentuk tes. Tes pertama skolastik dan kedua kemampuan akademik.

Tes skolastik ini hampir sama dengan tes psikologis di mana peserta akan diukur kemampuan dan minatnya. Sehingga dari hasil tes ini, diketahui apakah nantinya peserta bisa menyelesaikan kuliahnya dengan baik atau tidak.

“Karena kalau mereka kuliah di jurusan yang tidak diminati kemungkinan untuk drop out sangat tinggi. Karenanya harus sesuai minat,” tukas Junaidi.

Tes UTBK akan digelar dalam  dua gelombang. Gelombang pertama akan dimulai hari ini Sabtu (13/4) hingga akhir Mei mendatang. Di Unair sendiri, gelombang pertama  akan diikuti oleh sebanyak 13.856 peserta, gelombang kedua sebanyak 11.996 peserta.

Pada gelombang pertama kapasitas yang disediakan UNAIR terpenuhi 99,83 persen, hanya ada 1-2 kursi yang tidak terpakai. Pada gelombang kedua, dari kapasitas yang disediakan terpakai 82,72 persen.

Dalam pelaksanaan UTBK, Universitas Airlangga beberapa kampus di Surabaya antara lain Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS), Universitas Doktor Soetomo (Unitomo), Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag), dan Sekolah Tinggi Ekonomi Indonesia Surabaya (STIESIA). end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry