FGD Online yang diselenggarakan Prodi Akuntasi FEB Unisma menghadirkan Taufik Machrus dari PT. Bank Syariah Indonesia Tbk dan Leonard Hendrik Moeri SSos MM dari PT. Pertamina Tbk.

MALANG | duta.co – Program Studi (Prodi) Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) merangkul dua perusahaan ternama dalam acara Focus Discussion Group (FGD). Perusahaan yang dimaksud adalah PT. Bank Syariah Indonesia Tbk dan PT. Pertamina Tbk untuk mengimplemetasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Menurut Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi bahwa perombakan kurikulum sejalan adanya program MBKM yang memberikan hak kepada mahasiswa belajar di luar selama tiga semester. Salah satu dari program yang dimaksud adalah magang industri yang merupakan kegiatan belajar di industri atau profesi yang memberikan pengalaman secara langsung dalam bekerja. Hal ini dalam rangka untuk meningkatkan Hard Skill dan Soft Skill serta memberikan pengalaman di dunia profesi hingga dapat menciptakan tenaga kerja yang profesional ketika lulus.

“Magang sendiri terdiri dari magang bersertifikat yang disediakan oleh Kemendikbud Ristek hasil kerjasama dengan BUMN dalam wadah Forum Human Capital Indonesia (FHCI). Sedangkan yang kedua adalah magang secara mandiri,” ungkap Diana.

Dekan yang dikenal inovatif ini berharap, kegiatan FGD Magang Industri Mahasiswa ini dapat memberikan masukan untuk menyusun pedoman kebijakan dalam MBKM. Seperti diketahui Prodi Akuntasi FEB Unisma juga telah memiliki kerjasama dengan berbagai mitra industri, termasuk berbagai perguruaan tinggi, serta asosiasi profesi.

FGD bertema Magang Industri Mahasiswa Merdeka Belajar dalam Meningkatkan Daya Saing Bangsa, merupakan kegiatan lanjutan dalam menggodok Program Implementasi Kerjasama MBKM yang telah dilakukan sebelumnya. Program magang bersertifikat ini tunduk pada pedoman yang telah ditentukan oleh Kemendikbud Ristek, maka untuk itu fakultas ini perlu menyusun pedoman magang sesuai dengan kebutuhan industri.

Dalam kegiatan FGD ini, narasumber Taufik Machrus dari PT. Bank Syariah Indonesia Tbk menyampaikan tiga kata kunci dalam program magang. Yaitu penyusunan kurikulum agar Link antara dunia akademis dengan dunia industri, kedua adalah kurikulum harus Match antara yang dididik dengan yang dituntut oleh dunia industri dan ketiga adalah mahasiswa telah Ready untuk bekerja di dunia industri saat lulus kuliah.

“Jika lulus magang di PT. BSI Tbk, mahasiswa sudah mampu membuat legal kontrak. Juga mampu membuat Legal Opinion dan memiliki pengalaman dalam proses studi kasus,” ujar Taufik Machrus.

Sementara itu, Leonard Hendrik Moeri SSos MM dari PT. Pertamina Tbk menyampaikan di perusahaannya terdapat tiga jenis magang yaitu Magang Bersertifikat. Dimana magang ini bekerja sama dengan FHCI yang dilakukan selama 6 bulan, program Internship Pertamina untuk melakukan suatu Project di PT. Pertamina Tbk dengan jangka waktu enam sampai dua belas bulan. Program magang dengan istilah program praktek yang berjalan di Pertamina atau anak perusahaan dengan lama program sampai 2 bulan. Semua program ini sebagai suatu kebutuhan mahasiswa untuk merasakan dunia kerja.

Melalui FGD ini Prodi Akuntansi FEB Unisma memang semakin memantapkan diri sebagai Prodi yang memiliki akreditasi A dari BAN PT. Berbagai prestasi nasional maupun internasional telah diraih oleh Prodi ini, seperti mendapatkan penghargaan nasional dalam Galeri Investasi BEI, Hibah Kredit Transfer Internasional ke Moscow Rusia University, UTHM Malaysia, TAU Philippine, Hibah PHP2D Kemendikbud Ristek 2021 dan segudang prestasi lainnya. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry