Kunjungan dari Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama (IIKNU) Tuban diterima Rektor Unusa, Prof Jazidie dan Wakil Rektor 2 Ir Muhammad Faqih dan Wakil Rektor 3, drg Umi Hanik. DUTA/ist

SURABAYA | duta.co — Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama (IIKNU) Tuban mengunjungi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), akhir pekan lalu. Kunjungan ini untuk studi banding mengenai fasilitas hingga kurikulum yang ada di Unusa.

Kunjungan ini diterima langsung Rektor Unusa, Prof Dr Ir Achmad Jazidie serta pejabat struktural lainnya seperti Wakil Rektor 2, Ir Muhammad Faqih dan Wakil Rektor 3 drg Umi Hanik.

Rektor Unusa, Achmad Jazidie dalam pertemuan tersebut mengingatkan semua anggota Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) dalam mengelola pendidikan yang harus diperhatikan adalah sumber daya manusia (SDM), tata kelola dan mutu.

Dengan SDM yang professional, tata kelola dan mutu yang baik, membuat perguruan tinggi berkembang sesuai dengan track yang benar. “Melalui perkembangan bertahap dan pengalaman menjadi modal untuk institusi lebih baik,” ungkap Jazidie.

Jazidie menjelaskam dengan mutu yang baik, maka mahasiswa juga akan semakin tertarik untuk melanjutkan kuliah di tempat tersebut. “Perguruan tinggi ini memang sumbernya dari mahasiswa dengan mutu yang baik, maka akan membuat mahasiswa makin tertarik,” katanya.

Rektor IIKNU Tuban, Dr H Miftahul Munir mengungkapkan studi banding ini dilakukan karena melihat perkembangan Unusa yang sangat pesat. “Kami ingin belajar banyak ke Unusa yang memang perkembangannya cukup bagus,” ungkapnya.

Miftahul memiliki keinginan memiliki laboratorium sendiri seperti yang ada di Unusa. “Jika tidak bisa sama setidaknya laboratoriumnya tidak beda jauh dari yang dimiliki Unusa,” katanya. ril/hms

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry