IGD RSUD Bangil yang masih ditutup sementara untuk pelayanan. (DUTA.CO/Abdul Aziz)
PASURUAN | duta.co – Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Bangil, Kabupaten Pasuruan, pasca ditutup sementara selama 5 hari, terkait dilakukan sterilisasi ruangan dan peralatan kedokteran untuk antisipasi penyebaran Covid-19. Rencananya hari Senin (14/9) besok pelayanannya mulai dibuka.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, penutupan hingga pada Senin pekan depan, setelah seluruh ruangan IGD disterlisasi. Begitu juga alat kedokteran. “Seperti tempat tidur bagi pasien juga tak luput dari sterilisasi,” paparnya, Minggu (12/9) siang.
Dibukanya pelayanan di IGD, kata dia, tidak dilakukan seperti semula. Semua pasien yang membutuhkan pelayanan nantinya harus benar-benar disteril. Tetap mengedepankan protokol kesehatan. “Untuk pasien penyakit dalam, dipisahkan dengan penyakit lainnya, begitu juga pasien lain,” kata Anang.
Selain itu, yang diutamakan para pasien juga tak diperbolehkan bergerombol baik di luar IGD, apalagi di dalam ruangan. “Tiap ruangan akan disekat dengan pengawasan ketat. Dan yang lebih penting, semua pasien yang masuk IGD harus dirapid tes dulu dan pengecekan kesehatan suhu,” imbuhnya.
Seperti diberitakan, penutupan sementara selama lima hari di IGD RSUD Bangil, sejak Kamis (10/9) lalu, lantaran meningkatnya jumlah pasien Covid. Bahkan peralatan kedokteran disterilisasi. Selain itu tenaga kesehatan (nakes) di IGD bisa melayani pasien, tanpa ada risiko terpapar Covid-19. (dul)
Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry