Warga Dsn Dilem Desa Dompyong Kec. Bendungan antusias mengikuti pengobatan gratis yang diberikan oleh IDI Kab, Trenggalek , Minggu, (11/3). (DUTA.CO/JOKO)

TRENGGALEK | duta.co — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, melakukan kegiatan bakti sosial dengan membagikan 61 paket sembako dan pengobatan gratis kepada warga masyarakat Kecamatan Bendungan yang bertempat di lokasi wisata perkebunan Dilem Wilis, Desa Dompyong kecamatan setempat, Minggu, (11/3/2018) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan yang rutin kelompok profesi ini diadakannya minimal tiga bulan sekali dan berkeliling di setiap pelosok yang ada di wilayah Kabupaten Trenggalek.

Rofik, Ketua IDI Kabupaten Trenggalek, melalui Wakil Ketua dr Bahtiar mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin organisasi profesinya sebagai wujud keperdulian kepada masyarakat yang dirasa sangat membutuhkan.

“Semoga yang kami berikan ini bisa bermanfaat buat masyarakat khususnya masyarakat di  RT 10 RW 3 Dukuh Dilem Desa Dompyong ini,” tuturnya.

Masih keterangan Rofik, pihaknya telah menyiapkan 61 paket sembako yang berisikan kebutuhan pokok keseharian dari warga seperti, gula, beras, minyak dan mie instan.

“Tidak usah dilihat besarnya tetapi kepedulian kami untuk warga yang membutuhkan tetap menjadi prioritas kegiatan yang akan kita lakukan tiap tiga bulan sekali guna membantu meringankan beban mereka,” terangnya.

Selain itu, dia juga bersama dokter spesialis yang lain, seperti dr. Agus Dahana, ahli penyakit dalam, dr Joko Susilo, ahli paru, dr Rina ahli jantung serta dirinya yang sekarang masih menjadi dokter umum di RSUD dr Sudomo Trenggalek membuka layanan pengobatan gratis di event itu.

“Tadi ratusan warga telah kita periksa dan untuk mengobati awal kita sediakan obat-obatan secara cuma-cuma,” imbuhnya.

Dr Bahtiar juga menyerahkan simbolis bantuan keuangan dalam pembangunan salah satu musalla yang ada di daerah itu, karena spontan ada warga yang berharap dibantu fasilitas berwudhu di musalla tersebut.

“Iya kami bantu Rp 5 Juta untuk tempat wudhu musalla itu,” tandasnya.

Sementara, Tukiyem (70) warga setempat yang memanfaatkan fasilitas pengobatan gratis dari IDI Kabupaten Trenggalek itu mengatakan, dirinya senang sekali mendapat bantuan sembako dari kumpulan dokter ini. Apalagi, katanya, ditambah mendapat pengobatan gratis yang hingga kini dia butuhkan.

“Saya sudah lama sakit rematik mas. Mudah-mudahan setelah diobati bisa lekas sembuh,” tuturnya.

Kepala Desa Dompyong Kecamatan Bendungan menuturkan, pihaknya  menyambut baik kegiatan tersebut, karena wilayahnya yang jauh dari perkotaan dan warga yang bermukim di pinggiran hutan. Menurutnya, sangat memungkinkan untuk dibantu, termasuk kesehatan.

“Saya berharap ada rutinitas kegiatan IDI ini karena daerah kami benar membutuhkan,” pungkasnya. (jok/ham)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.