Ketua IDI Surabaya, Dr dr Brahmana Askandar, SpOG(K). DUTA/dok

SURABAYA | duta.co – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Surabaya, Dr dr Brahmana Askandar, SpOG (K) mendukung semua kebijakan yang dikeluarkan pemerintah terkait pembelakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di akhir tahun ini.

Dikatakan dr Brahmana, kebijakan itu dibuat agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 seperti sebelumnya. “Apapun yang dibuat akan kita dukung, demi kebaikan bersama,” ujar dr Brahmana saat ditemui di FK Unair, Rabu (24/11/2021).

Menurut dr Brahmana, lonjakan kasus bisa saja terjadi. Indonesia dan Jawa Timur juga harus belajar dari kasus di negara-negara lain. “Eropa Barat yang kondisi kesehatannya bagus tetap terjadi lonjakan. Jadi kita memang harus berhati-hati. Protokol kesehatan harus terus diterapkan,” tukasnya.

Di akhir tahun ini, kata dr Brahmana, masyarakat seharusnya lebih menahan diri. Jika tidak penting untuk melakukan kegiatan di luar rumah, maka lebih baik di rumah. “Artinya kalau hanya kumpul-kumpul tanpa ada tujuan, ya di rumah saja. Tapi kalau untuk urusan bekerja, ya harus bekerja,” jelasnya.

Namun yang pasti, kata dr Brahmana, tenaga kesehatan terutama dokter-dokter sudah jauh lebih siap untuk melayani masyarakat. Rumah sakit-rumah sakit juga masih menyediakan ruang isolasi khusus bagi pasien Covid-19.

“Kita harusnya bisa lebih siap karena sudah bisa belajar dari kasus-kasus sebelumnya. Tapi kita tetap jangan lengah. Prokes harus terus diterapkan,” tandasnya. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry