Surabaya | duta.co— International Council for Small Business (ICSB) Surabaya bertekad membantu pengusaha kecil menengah untuk melakukan ekspor produk ke mancanegara. Langkah ini dilakukan ICSB Surabaya terkait pentingnya membangun UKM menuju kelas yang lebih bagus.

“Kita akan siapkan program agar produk-produk UKM yang memang arahnya ke dunia internasional, bisa masuk ke pasarnya. Tentu ini tidak mudah dan ada syarat ketat sebagai produk yang siap diterima pasar,” kata Dr Meithiana Indrasari, President ICSB Surabaya, saat menjadi narasumber pada dialog UKM bertema UKM Bisnis Sejati, Bukan Selebrasi, yang digelar saat Pamrean Batik di Grand City Mall Surabaya (12/04/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Mei, panggilan akrabnya, menjelaskan peran ICSB Surabaya secara panjang lebar. Intinya, ICSB Surabaya siap mengajak UKM untuk lebih baik dan bisa diterima masyarakat luas termasuk dunia internasional. “Kami akan mendampingin UKM sampai akhirnya mereka bisa ekspor,” kata Mei. Selain Mei, narasumber dari ICSB Surabaya lainnya adalah Dian Wicaksono, Veny Megawati, dan Eko Pamuji.

Dijelaskan Mei, ada fakta bahwa UKM jumlahnya sangat banyak. Di balik itu, banyak juga masalah yang dihadapi UKM. Misalnya adalah masalah kualitas produk,  pemasaran, hingga teknis ekspor bagi produk yang siap diekspor. Karena itu, ICSB hadir untuk mendampingin UKM sehingga mereka menemukan jalannya untuk mengembangkan bisnis menjadi lebih baik. “Bisnis yang baik itu adalah bisnis yang tumbuh dan berkembang. Ini bisnis, jadi harus ada profit. Profit adalah orientasi bisnis. Bisnis harus ada tren naik. Maka, UKM harus mengikuti tren naik pula,” Mei.

Sementara, Dian yang juga perwakilan MarkPlus Surabaya menjelaskan, setiap UKM memiliki permasalahan. Oleh karena itu, program yang akan dilakukan di antaranya adalah mendampingin UKM untuk mengidentifikasi permasalahannya lalu menyelesaikan persoalan itu. Kami akan melakukannya dalam bentuk kelompok atau kunjungan-kunjungan,” kata Dian.

Dijelaskan Dia, memang masing banyak UKM yang sudah menembus ekspor. “Bukan mereka tidak bisa, tapi ada pula karena mereka minim pengetahuan terhadap jaringan pasar internasional. Nah, di sinilah  ICSB Surabaya hadir membantu UKM untuk menakhlukkan pasar global,” kata Dian.

Sedangkan Veny Megawati menjelaskan, ICSB hadir dengan membawa empat pilar yang siap menyangga UKM. Empat pilar itu meliputi pemerintah,  pelaku usaha, akademisi dan peneliti. “ICSB berkantor pusat di Amerika Serikat. Ini adalah organisasi internasional nonprofit yang sekarang beranggotakan 85  negara. (ep)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.