Hyundai Creta, mobil buatan dalam negeri yang sudah mampu dilirik pecinta otomotif tanah air. DUTA/ist

BALI | duta.co – Hyundai mulai unjuk kebolehan di masa pemulihan pasar otomotif tanah air pasca pandemi Covid-19. Dengan varian Creta, Hyundai kembali ingin menjadi mobil yang diperhitungkan di tanah air.

Apalagi, merek asal Korea itu sudah memiliki pabrik di Indonesia dan sudah memproduksi satu varian lokal yang diberinama Creta. Creta diperkenalkan pertama kali di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Jakarta dan Surabaya 2021 lalu.

Saat ajang itu, Hyundai mulai membuka prebooking bagi konsumen. “Kami hanya menjual brosur, gambar dan spesifikasi yang akan ada di Creta. Tanpa ada test drive juga karena mobilnya belum tersedia,” kata Head of Marketing Hyundai Motor Indonesia, Astrid Ariani Wijana di sela-sela test drive Hyundai Creta di Bali, Rabu (26/1/2021) hingga Kamis (27/1/2022).

Dikatakan Astrid, saat prebooking itu sudah cukup banyak yang melakukan SPK (surat pemesanan kendaraan). Di GIIAS di dua kota sebanyak 670 SPK masuk. “Kalau sampai Januari 2022 minggu ketiga sudah ada 1.700 unit prebooking,” tandas Astrid.

HMI sendiri akan mulai mendisribusikan mobil pesanan konsumen awal Februari 2020. Dan beberapa hari ini sudah mulai mengantar mobil itu ke dealer-dealer yang ada mulai dari Aceh hingga Papua.

“Tapi kita ptioritaskan yang sudah SPK duluan. Jadi sesuai dengan pesanan yang masuk duluan kita akan proses duluan,” ungkap Astrid.

Di Jawa Timur sendiri kata Astrid, juga sudah mulai didistribusikan ke dealer. Jatim diakui Astrid menjadi pasar yang menopang penjualan Hyundai selama ini. Hyundai Creta juga banyak pemesan berasal dari Jatim. “Jatim itu kontribusi ketiga penjualan Hyundai setelah Jabodetabek dan Jawa Barat,” tandasnya.

Hyundai Creta nantinya tidak hanya dipasarkan di dalam negeri, tapi untuk pasar ekspor. Ekspor Creta akan dilakukan ke beberapa negara terutama di Asean. Namun, Astrid enggan untuk menyebutkan berapa negara yang akan menjadi tujuan ekspor Creta itu.

Yang pasti kata Astrid, Creta akan memenuhi kebutuhan pasar otomotif dalam negeri, sebelum dilakukan ekspor. Karena produksi sendiri masih belum maksimal dilakukan. “Baru 150 ribu unit per tahun produksi Creta dari 250 ribu kapasitas produksinya,” jelas Astrid.

Hyundai Creta dilengkapi dengan fitur penentu arah kiblat. DUTA/ist

Hyundai Creta dilengkapi dengan fitur-fitur canggih yang baru ada di mobil-moibil produksi lokal. Aplikasi Blluelink diunggulkan di mobil ini. Di mana seluruh fitur yang ada di mobil Creta bisa dikendalikan melalui ponsel atau handphone.

Mulai fitur menghidupkan mesin dari ponsel, menghidupkan AC hingga bantuan darurat SOS melalui call center. Fitur untuk memudahkan pengguna. Kalau ada kendala di jalanan kita tidak perlu panik karena bantuan akan datang untuk mengatasi masalah yang dialami.

Yang unik, di mobil ini dilengkapi arah kiblat, bagi pengendara yang bingung mana arah untuk menunaikan salat. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry