LOMBA KEASI MI:  Pelaksanaan lomba memasak mi dalam peringatan HUT Persit KCK ke 72 di Makodim 0816 berlangsung meriah. (duta.co/luthfi)

SIDOARJO | duta.co – Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIII Dim 0816 Sidoarjo dalam rangka memperingati HUT ke- 72 dengan mengadakan lomba memasak Mi dalam kreasi Mi Nusantara bersama Mi Burung dara  Selasa (13/3) di halaman Makodim 0816 Sdoarjo.

Kegiatan diikuti Sembilan belas ranting  peserta,masing-masing instir Danramil dan istri anggota Koramil jajaran Kodim 0816 Sidoarjo.,termasuk istri perwira pertama Kodim.

Ketua Persit KCK XLIII  Dim 0816 Eny Fadli Mulyono istri Komandan Kodim 0816 Sidoarjo kepada Duta Selasa (13/3) menerangkan memang berbagai macam lomba dalam rangka memeriahkan HUT Persit KCK ke 72 ini.

“Ada juga donor darah dan itu sudah dilaksanakan. Kita nginduknya ke Korcab yang sudah terlaksana baru donor darah dan lomba masak mi ini. Sebelum nya tahun lalu dilaksanakan di Korcab tapi saat itu di Korcab lomba memesak mi goreng namun pesertanya para Dandim-Dandim,” terang Eny.

Kegiatan ini bertujuan agar ibu-ibu persit selain menambah ilmu ibu-ibu juga  kalau sibuk jangan memasak mi instan saja.namun agar selain itu  benar-benar bumbunya dibuat sendiri biar kita bagaimana kita mengola makanan Higienis.

Sebab dikarenakan  anak-anak kan suka mi,jadi biar bervariasi. Dengan lomba ini bisa saling bertukar kreasi (resep).Berbagai macam tadi,ada dari Kalimantan,Bali,Aceh,slah satunya mi tiktik,mi ayam Betutu dan mi kare Aceh dan banyak banget pokoknya,ujar isrti Dandim 0816 tersebut.

‘’Utamanya ibu-ibu bisa  kreatif banget deh pokoknya. Lebih-lebih dari Sembilan belas ranting,1-19 yang ada dibawah Kodim 0816 Sidoarjo berlomba,masing-masing regu  5 orang,semua  dengan time waktu 45 menit.Selain itu ini juga lebih higienis dan kedepan ibu-ibu  kalau masak mi jangan mi instan lagi kita harus lebih higienis dan berkreatif untuk keluarga dan anak-anak dirumah khususnya,” tutur ketua Persit KCK XLIII kepada wartawan.

Calvin Sulestio National Key Account Manager PT. Surya Pratista Hutama mengatakan yang pasti kita mau produk kita diketahui bukan cuma di Jatim, tapi di seluruh Indonesia. Kita merangkul semua komunitas yang besar. Dan mi instan itu cenderung negative di pikiran orang-orang, oleh karena itu kita punya mi sendiri yakni  mi kering bukan mi instan.

“Secara bahan dasar kita punya mi sendiri  kadar lemaknya rendah, sehat aman untuk dikonsumsi di rumah tangga khususnya anak-anak. Tujuan kegiatan ini kita keluarkan resep-resep nusantara.Pabrik kita mulainya di Sidoarjo jadi kita punya tetangga kita saling mengenal dan kerja sama dan kedepan kita akan berkelanjutan,” ujar Calvin.

Sementara salah satu peserta ranting Makodim menampilkan mi ayam betutu cirikhas Bali. Selain menonjolkan mi nya kita tonjolkan bumbu khas  Bali seperti bahan bumbu nusantara bawang merah dan bawang putih.

“Kalau Bali itu selalu menggunakan terasi, menggunakan ayam kampong. Dengan harapan ke depannya ibu-ibu lebih berkreasi karena ternyata masakan nusantara itu banyak sekali jenisnya dan kedepan tetap ada kegiatan serupa,” ujar leader ranting Makodim Ibu Sulis setyowati Adi Sarwono yang juga istri Pasi Ops Dim 0816 Sidoarjo.

Dari lomba kreasi  mi nusantara juara 1 diraih ranting Jabon, juara 2 ranting Wonoayu dan juara 3 ranting Makodim dengan menu mi ayam betutu kahas Bali. Sementara untuk the Best Dress dan yel-yel diraih oleh  ranting Wonoayu,sementara untuk juara favorit 1 dari ranting Balongbendo,dan favorit 2 ranting Buduran. (loe)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.