Wakil Rektor IV Unisma, Dr Ir Hj Istirochah Pujiwati MPd (hijab merah) saat menerima cinderamata dari Humas FEB UM. (DUTA.CO/IST)

MALANG | duta.co — Tak dapat dipungkiri, peran Hubungan Masyarakat (Humas) sangat vital bagi sebuah lembaga pendidikan. Hal ini yang dirasakan oleh FEB UM yang telah mendulang ilmu, berguru kepada Humas Universitas Islam Malang (Unisma).

“Kami akui, FEB UM baru pertama dibentuk, untuk itu perlu belajar lebih banyak. Terutama kepada Humas Unisma yang kami pandang sudah sangat bagus,” ungkap Kepala Bagian (Kabag) Humas Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Malang (UM), Wiwik Handayani saat berkunjung langsung ke Humas Unisma beberapa waktu lalu. Kunjungan itu dalam rangka studi banding ini bersama 3 kru Humas FEB UM lainnya.

Tim FEB UM yang bertandang ke Humas Unisma menyertakan juga para teknisi yang akan bertugas mengunggah segala informasi kegiatan di lingkupnya.

FEB UM memang berkeinginan kuat, kata  Wiwik, agar segala kegiatan positifnya dipublish, dan dapat diketahui khalayak umum. Kegiatan yang dimaksud, mulai dari workshop nasional sampai internasional. Termasuk hasil rapat pimpinan, dan semua kegiatan serta prestasi mahasiswa.

“Maka kami pandang sangat perlu berguru kepada Humas Unisma. Terutama yang berkenaan dengan menghidupkan media sosial sebagai sarana publikasi. Kami ingin segala kegiatan dapat tersampaikan kepada masyarakat, seperti Unisma ini,” tandas Kabag Humas FEB UM.

Wiwik menjelaskan pula, pasalnya tanggungjawab Humas termasuk berat. Di antaranya, membangun dan mempertahankan reputasi, citra, serta komunikasi yang baik dan bermanfaat antara lembaga pendidikan dan publik.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Rektor (WR) IV Unisma, bidang Kelembagaan, Publikasi dan Teknologi Informasi, Dr Ir Hj Istirochah Pujiwati MPd, menyampaikan bahwa di era Revolusi Industri 4.0 ini, sebuah lembaga tidak bisa maju sendiri. Mau tidak mau, harus maju bersama dan saling bersinergi. Saling memberi dan menerima (take and give).

“Humas Unisma dipandang FEB UM sudah sangat maju. Hal ini dilihat dari tampilan website yang selalu update. Kami pun menggunakan 3 bahasa sekaligus dalam website tersebut, yakni Bahasa Indonesia, Inggris dan Arab,” ujar Istirochah.

WR IV Unisma ini juga menuturkan, tampilan Unisma di media sosial memang diupayakan luar biasa. Termasuk kampus ini berita positifnya selalu hadir setiap hari di berbagai media cetak. Bahkan Humas perguruan tinggi ini mengusung motto; tiada hari tanpa Unisma di media cetak maupun online.

“Humas Unisma sudah sangat profesional. Tiap kali publis berita kegiatan sudah koneksi di berbagai medsos seperti Instagram, Facebook, Telegram, dan Twitter. Bahkan di Youtube kita selalu update berbagai even yang terlenggarakan di Unisma,” tutur wanita berkacamata ini.

Namun ia akui, Humas Unisma masih juga perlu banyak belajar agar tampilan website lebih memanjakan khalayak pengunjungnya. Guna hal tersebut Istirochah menargetkan 2020 ini Kampus Hijau ini masuk 100 besar dunia di UniRank.

Sebelum menyudahi, Wakil Rektor IV Unisma ini menekankan akan tugas dan fungsi Humas. Di antaranya dalam upaya untuk menciptakan, memelihara, dan membina hubungan yang harmonis antara lembaga pendidikan dengan konsumennya yakni masyarakat. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry