Tim Relawan BSI membantu membangun kembali rumah terdampak tsunami di Kecamatan Sumur, Pandeglang Banten. DUTA/istimewa

PANDEGLANG | duta.co  – Tidak mudah untuk menuju lokasi yang terdampak bencana alam tsunami di Banten.

Hal itu dirasakan para relawan yang hendak membantu mencari korban yang masih hilang ataupun yang akan membantu pemulihan daerah terdampak.

Tim relawan bencana PT Bumi Suksesindo (BSI) memiliki cerita tersendiri.

Tim yang terdiri dari beberapa orang itu bertolak menuju Pandeglang, Banten untuk membantu korban tsunami Selat Sunda pada Selasa (25/12) lalu.

Sasaran yang akan mereka bantu adalah wilayah Kecamatan Sumur.

Tim pun merasakan kesulitan yang cukup berarti. Jangankan untuk membantu, menuju lokasi yang dituju sangat sulit.

Perjalanan menuju wilayah tersebut ternyata tidaklah mudah.

Tim yang tergabung dalam emergency response team (ERT) PT BSI ini terpaksa menginap di tengah perjalanan karena cuaca dan kondisi jalan yang tidak memungkinkan.

“Kondisi hujan dan jalannya pun rusak parah. Demi keamanan kami putuskan untuk menginap di gubuk tepi jalan,” kisah Sugeng Hariyanto, koordinator tim ERT PT BSI dalam rilisnya kepada Duta, Jumat (28/12).

Setibanya di lokasi bencana Rabu (26/12), relawan PT BSI langsung bergabung dengan tim di bawah koordinasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Mereka mendirikan Posko di SMPN 1 Sumur yang berjarak kurang lebih 400 meter dari bibir pantai.

Selama di lokasi bencana, tim bergerak menyisir lokasi bekas tsunami untuk mencari korban yang mungkin belum ditemukan.

“Kami datangi setiap lokasi untuk mencari korban yang belum ditemukan,” terang Sugeng.

Tidak hanya melakukan penyisiran lokasi bencana, ERT juga mendatangi tempat-tempat pengungsian warga.

Di sini, ERT memberikan layanan kesehatan dan memberikan bantuan logistik.

“Layanan kesehatan ini untuk memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga paska bencana,” imbuh Sugeng.

Untuk logistik yang diperbantukan, PT BSI memilih memberikan bantuan berupa barang-barang kebutuhan pokok seperti beras, minyak, mie instan, dan lain-lain. Melihat kondisi di lapangan, bahan-bahan itulah yang saat ini paling dibutuhkan oleh korban.

Di kesempatan lain, Senior Manager External Affairs, Sudarmono, saat pelepasan keberangkatan tim memastikan bahwa perusahaan memiliki perhatian tersendiri terhadap kebencanaan.

Pihaknya selalu siap sedia terlibat dalam upaya penanganan bencana.

Bukan hanya sekali ini PT BSI mengirimkan relawan ke lokasi bencana.

Sebelumnya, ERT PT BSI juga terlibat dalam penanganan bencana tsunami Aceh (2016), tsunami Lombok (2018), banjir Alasmalang, Banyuwangi (2018), dan gempa tsunami Palu (2018). end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.