SURABAYA | duta.co – DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Timur siap mengadvokasi ketahanan hidup nelayan. Hal ini diungkapkan Mochamad Nur Arifin usai dilantik menjadi ketua HNSI Jatim, di Gedung Grahadi Surabaya, Senin (21/2/2022) malam.

Menurutnya, banyak sisis kehidupan nelayan yang perlu dilakukan pendampingan. Selain persoalan ekonomi, sisi pendidikan dan kesehatan menjadi fokus yang tidak bisa dilupakan.

“Sesuai arahan Bu Gubernur selain kita ngomong perikanan tangkap dan budidaya juga diminta untuk bagaimana ketahanan hidup nelayan karena di pesisir masih banyak anak yang kurang gizi ada pendidikan yang kurang,” ujarnya.

Pria yang juga menjabat Bupati Trenggalek itu berkomitmen dalam kepemimpinannya lima tahun kedepan akan berupaya membawa kesejahteraan bagi kaum nelayan dan keluarganya.

“Kita undang BPJS, nelayan ini kan pekerja sektor informal, bukan penerima upah. Nah itu bagaimana ayahnya mereka itu terproteksi dengan BPJS ketenagakerjaan yang di dalamnya ada manfaat beasiswa bagi anaknya,” jelasnya.

Untuk beasiswa, gubernur memberikan 5 persen kuota untuk anak-anak yang sektor khusus ya yang rentan termasuk yang berasal dari keluarga nelayan di pessisir. “Ini kan termasuk upaya afirmasi dari pemerintah provinsi yang kita tangkap di arahan ibuk,” sambungnya.

Di sisi lain untuk meningkatkan laba dari pada nelayan, Cak Ipin sapaan akrabnya, juga berencana membangun komunikasi dan kerja sama untuk distribusi ikan. Sehingga, komitmen antara nelayan dan perusahaan bisa terjaga.

Kalau peningkatan produktivitas kita sepakat di bisnis matching jadi sebenarnya nelayan itu kalau musim ikan tidak tahu mau jual dimana. Sedangkan tadi ibu cerita banyak perusahaan-perusahaan yang nggak tahu cari ikan dimana, nah ini kan tinggal dipertemukan mintanya ikan apa? Kemudian dibutuhkan market itu dibutuhkan di bulan-bulan apa? Atau ketika musim ikan itu dibulan-bulan apa?” jelas Ipin.

Usai pelantikan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengingatkan permasalahan nelayan tidak hanya soal peningkatan pendapatan nelayan. Karena saat ditinggal melaut, keluarga nelayan harus diperhatikan.

Sementara itu, disaksikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, pelantikan berlangsung secara khidmat. Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum (Ketum) HNSI Mayjen Marinir (Purn) H Yusuf Solihin Marta Diningrat. Zal

Express Your Reaction
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry