BAKSOS: Danrem 084 Bhaskara Jaya Kolonel M Zulkifli ikut donor darah di Baksos yang digelar Kodim 0831 Surabaya Timur di UPN Veteran Surabaya. DUTA/ANDI MULYA

SURABAYA | duta.co – Berbagai kegiatan untuk menyambut peringatan Hari Juang Kartika (HJK) ke-72 dan HUT Kodam V/Brawijaya ke-69 digelar oleh Korem 084/Bhaskara Jaya (BJ) dan Kodim 0831/Surabaya Timur (ST).

Mulai dari Bakti Sosial (Baksos) donor darah, senam bersama hingga pameran alat utama sistem persenjataan (Alutsista) yang langsung digelar untuk memeriahkan kedua hajatan jelang akhir tahun ini.

Perhelatan ini juga menyuguhkan pemecahan rekor MURI 2400 kader belanegara, berlangsung di kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, Jumat (8/12/2017) pagi.

Rangkaian kegiatan itu sendiri dibuka langsung Danrem 084/Bhaksara Jaya Kolonel Kav M. Zulkifli, didampingi Dandim 0831/Surabaya Timur Letkol Inf Lukman Hakim dan perwira lainnya.

Tercatat lebih dari 600 peserta, dari berbagai instansi mengikuti Baksos donor darah, tak ketinggalan Dandim 0831/Surabaya Timur Letkol Inf Lukman Hakim juga turut mendonorkan darah.

Kolonel M Zulkifli mengatakan, spirit kegiatan yang diprakarsai oleh jajarannya ini merupakan bagian dari kedekatan antara TNI bersama rakyat, yang dikemas lewat aksi bakti sosial.

“Baksos donor darah selain untuk peringatan HJK dan HUT Kodam V/Brawijaya juga sebagai bentuk kedekatan dengan rakyat,” kata alumnus Akmil tahun 1991.

Hal senada juga diutarakan oleh Dandim 0831/Surabaya Timur, Letkol Lukman Hakim dimana perwira menengah (pamen) asal Yogyakarta ini juga menjelaskan bahwa sesuai tema acara kemanunggalan TNI bersama rakyat. Hal itu harus dituangkan lewat aksi nyata. Salah satunya baksos dan senam bersama antara TNI dan khalayak umum.

“Karena bersama rakyat TNI kuat, nah kegiatan ini sebagai contohnya,” singkat jebolan Akmil tahun 1999 tersebut.

Sementara itu Ayu Dea Ristya, mahasiswa UPN Veteran yang turut andil dikegiatan itu mengaku senang. Menurutnya TNI yang dulu dikenal garang dan tegas.

Lewat acara ini, stigma itu ternyata sudah berubah dan justru dirinya menilai TNI makin dekat dengan rakyat.

“Lihat mas, gimana bapak-bapak TNI ini membaur dengan kita suasana akrab dan edukatif banget kami dikasih tau kegunaan alutsista dan mobil-mobil panser lapis baja ini, pokoknya seru dan senang banget deh,” ungkap gadis cantik asal kota pahlawan ini. and

Tinggalkan Balasan