Dua Calon Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Surabaya, Anantha Wijaya (kiri) dan Muhammad Luthfy (kanan) usai penetapan sebagai kandidat calon Ketua Hipmi BPC Surabaya, Sabtu (30/3). DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Pembina anak muda hingga ke tingkat karang taruna di Kota Surabaya menjadi target para kandidat calon ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Surabaya.

Dengan begitu, diharapkan jumlah pengusaha-pengusaha muda di Kota Pahlawan ini akan terus bertambah untuk menggerakkan perekonomian.

Itu menjadi visi misi dua anak muda yang menjadi kandidat dalam perebutan kursi pimpinan tertinggi BPC Hipmi Surabaya yang akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada 7 Apri mendatang.

Ada dua nama yang sudah ditetapkan panitia pemilihan untuk bertarung di Muscab tersebut.

Mereka adalah, Anantha Wijaya dan Muhammad Luthfy. Anantha Wijaya merupakan seorang kontraktor. Sementara Muhammad Luthfy adalah seorang pengusaha yang bergerak di bidang perkapalan.

 “Sebenarnya masa kepengurusan kami selesai pada Februari lalu. Tapi muscab kami gelar di bulan April agar ikut merasakan atmosfer demokrasi (Pilpres),” kata Ketua BPC Hipmi Kota Surabaya periode 2016-2019, Kuswana Mandiri Septian.

Kuswana berharap, ketua umum terpilih nanti bisa terus menambah jumlah anggota Hipmi Kota Surabaya yang saat ini baru berjumlah 400 orang.

 Kemudian pihaknya juga ingin agar hubungan antar anggota juga semakin erat. Tak hanya itu, dia juga ingin agar Hipmi juga harus terlibat aktif dan berkotribusi bagi perekonomian di Kota Surabaya.

“Anggota kami, sedikit banyak sudah berkontribusi bagi industri Surabaya. Seperti usaha kafe dan sejenisnya,” terangnya.

Sementara itu,  Anantha Wijaya dalam visi dan misinya akan meningkatkan sinergi antara Hipmi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan lembaga pemerintah lainnya.

Dirinya akan menyusun program dengan menggandeng Karang Taruna yang ada di kelurahan di seluruh penjuru Surabaya.

“Saya kira, di tiap Karang Taruna pasti ada potensi usaha yang bisa dikembangkan. Ke depan, Hipmi bersama Karang Taruna juga bisa membuat kegiatan seperti bazaar murah,” ujar Anantha.

Sedangkan Muhammad Luthfy mengaku akan berupaya membuat Himpi bisa lebih berintegritas dan memiliki nilai jual tinggi.

 Selama ini, kata dia, Hipmi Kota Surabya kurang begitu di kenal masyarakat dan pemerintah. Untuk itu, dirinya akan membuat program gebrakan agar Himpi Kota Surabaya bisa lebih diperhatikan.

“Kami juga akan memperbanyak anggota. Selain memperbanyak jumlah anggota, kami juga akan mengedukasi anggota agar usaha yang dijalankan bisa lebih berkembang,” katanya. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.