Dodo Suharto, Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur menyerahkan dana santunan secara simbolis kepada ahli waris anggota yang meninggal dunia di Surabaya, Senin (25/11). DUTA/endang

SURABAYA l duta.co – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Kantor Wilayah Jawa Timur hingga Oktober 2019 ini sudah membayarkan klaim sebesar 2,58 triliun dengan total 258.038 kassus.

Jumlah itu terdiri dari jaminan kecelakaan kerja (JKK) sebesar 180,7 miliar dengan total kasus 24.468. Untuk jaminan kematian (JKM) sebesar 103,63 miliar dengan total 3.760 kasus.

Jaminan hari tua (JHT) sebesar Rp 2,27 triliun dengan total kasus 196.955 serta jaminan pensiun sebesar Rp 20,9 triliun dengan total kasus 32.855.

Sementara di empat cabang se-Surabaya telah membayarkan 54.648 klaim dengan total Rp. 782,389 miliar.

Terdiri dari 42.897 klaim JHT sebanyak Rp 700,642 miliar, 651 klaim JKM sejumlah Rp 17,769 miliar, 6.967 klaim JKK total  Rp 60,792 miliar dan 4.133 klaim JP sebesar Rp. 3,184 miliar.

Jika dilihat, kasus untuk kecelakaan kerja memang sangat banyak. Karena, memang pekerja sangat rentan mengalami kecelakaan.

“Kita ingin menekan angka itu agar dana yang ada bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih produktif,” ujar Dodo Suharto, Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur usai membuka Sosialisasikan Program JKK dan PAK pada Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) di Surabaya, Senin (25/11).

Dodo mengatakan BPJamsostek tetap berkomitmen untuk menanggung segala klaim kecelakaan kerja bagi para pesertanya.

“Dan tolong pihak rumah sakit memberikan obat sesuai dengan kebutuhan medis peserta. Berapapun jumlahnya akan kita bayarkan, Rp 1 miliar akan kami bayarkan,” tandas Dodo di hadapan para 260 mitra rumah sakit se-Surabaya.

BPJamsostek memang berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik. Dan Dodo juga meminta rumah sakit, puskesmas dan klinik kesehatan yang menjadi mitra, bisa juga memberikan pelayanan yang terbaik.

“Dengan begitu, peserta akan merasa puas dengan layanan BPJamsostek. Kalau peserta puas, maka mereka akan mempromosikan BPJamsostek,” ungkapnya.

Selain itu, Dodo berharap, rumah sakit bisa menjadi ambassador untuk menyosialisasikan program-program BPJamsostek ke masyarakat. “Karena kami juga sudah memberikan kontribusi kepada rumah sakit. Jadi ada saling membantu kedua belah pihak,” katanya.

Sosialisasi ini dilakukan BPJamsostek sebagai bentuk kepedulian sekaligus meningkatkan pemberian pelayanan kepada peserta dan penyeragaman informasi terkini tentang koordinasi pelayanan program JKK dan Penyakit Akibat Kerja (KK-PAK).

Empat cabang BPJS Ketenagakerjaan se Surabaya memberikan edukasi kepada PLKK wilayah Surabaya. Hal ini diwujudkan dengan diseminasi informasi tentang program JKK, alur pelayanan klaim dan Penyakit Akibat Kerja (PAK).

Dalam acara ini juga diserahkan santunan kepada empat ahli waris dari peserta yang meninggal dunia. Dalam acara ini juga hadir empat kepala cabang dan Pjs kepala cabang BPJamsostek yang ada di Surabaya. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry