MOTOR KORBAN : Gambar sepeda motor korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya Ngawi – Kwadungan. (duta.co/mifta)

NGAWI | duta.co – Intensitas hujan tinggi membuat jalan raya Ngawi – Kwadungan tidak begitu terlihat kasat mata bagi pengguna jalan raya diwilayah tersebut. Jalan yang bergelombang, dan banyaknya kubangan air yang tidak dapat terserap ke dalam tanah secara cepat. Diduga sebagai penyebab kecelakaan, antara pemotor dengan mobil terios. Minggu, (16/2) jam 20:00 WIB.

Menurut keterangan saksi yang ada di TKP, Kendaraan sepeda motor Honda Beat No Pol AE-2623-LB bermaksud menghindari kubangan air, lantas mengambil haluan terlalu ke kanan.

” Pada saat menghindari kubangan air, pemotor kurang memperhatikan arus lalin yang ada didepannya, dan kurang berhati-hati, sehingga terjadi tabrakan yang tidak dapat dihindari dari arah berlawanan,” ungkap saksi di TKP

Diketahui indentitas pengemudi Daihatsu Terios No Pol K-8868-FN bernama Mulyanto, laki-laki 38 th, anggota Polri (polsek Ngrandu Polres Blora), alamat Dusun/Deaa Sogo RT/RW. 02/04 Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora Jawa Tengah.

Korban pemotor Honda Beat No Pol AE-2623-LB, bernama FEBRI FAJAR PRATAMA, Laki-laki 17 th, Pelajar, alamat Dusun Kliteh RT/RW. 02/02 Desa Pacing Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi. Mengalami patah tulang 5 rusuk, babras dagu, nyeri dada, jejas dada, sadar.

Kemudian, yang dibonceng bernama BRIFANDA ROYCE DEVARA, laki-laki 17 th, pelajar, alamat Dusun/Desa Padas RT/RW.01/01. Mengalami patah tulang rusuk, robek dagu, patah tulang leher, tidak sadar, dan Meninggal Dunia dalam perawatan di RS WIDODO Ngawi.

” Korban dari pemotor mengalami luka-luka, dan yang dibonceng Meninggal Dunia dalam perawatan di RS WIDODO Ngawi, selanjutnya korban dibawa ke RSUD Dr. Soeoroto Ngawi untuk dimintakan VER dari Dokter,” terang Kanit Laka Polres Ngawi IPDA Sulanjar. Senin, (17/2). Mif

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry